Fantastis! Anggaran Pin Emas dan Jas Anggota Dewan Kepri Mencapai Rp 1,3 Miliar

Mawardi Tombang
Kamis, 5 September 2019 08:55:18
Gedung DPRD Kepri di Dompak, Tanjungpinang.

Tanjungpinang, KANALSUMATERA.com - Sekretariat Dewan Provinsi Kepri menganggarkan biaya pengadaan pin emas dan sepasang jas baru bagi 45 anggota dewan terpilih periode 2019-2024. Pin emas dan jas itu nanti akan dipakai saat pelantikan, Senin (9/9/2019) mendatang.

Anggaran pin emas dan jas ini telah diplotkan mencapai sebesar Rp 1,3 miliar. Angka yang cukup fantastis di tengah kondisi keuangan Pemprov Kepri yang 'katanya' defisit.

Kepala Biro Layanan Pengadaan (BLP) Provinsi Kepri, Misbardi merinci, pagu anggaran bagi pengadaan pin emas sebesar Rp 523 juta. Sedangkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dari pemenang tender sebesar Rp 445 juta.

"Pada lelang pengadaan pin emas ini ada selisih sisa lebih anggaran sebesar Rp 78 juta," katanya di Tanjungpinang, Rabu (4/9/2019).

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

Ditambahkannya untuk jas satu setel beserta celana pagu anggaran yang sudah ditetapkan lewat APBD Kepri Tahun Anggaran (TA) 2019 sebesar Rp 850 juta. Sedangkan untuk HPS yang menjadi pemenang lelang hanya mencapai Rp 783 juta.

Jadi, tambah Misbardi, ada kelebihan pagu anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya untuk jas satu setel bagi anggota DPRD Kepri terpilih ini.

"Ada kelebihan sebesar Rp 67 juta untuk anggaran jas dewan ini. Untuk proses tender sendiri sudah selesai dilakukan dan sudah ada pemenangnya dan itu dilaksanakan sesuai aturan dan mekanisme dan dimasukan dalam Sistem Rencana Umum Pengadaan (Sirup) Provinsi Kepri," kata dia.

Mengetahui besarnya anggaran pengadaan pin emas dan jas baru anggota DPRD Kepri terpilih Rudy Chua mengatakan dirinya makin mantap untuk menolak pin emas dan jas baru tersebut.

Baca: Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah

"Gila besar betul anggaran untuk satu orang anggota dewan untuk dua item barang itu," katanya.

Dirinya memperkirakan sebelumnya anggaran pembuatan pin emas dan jas baru itu di kisaran Rp 5 jutaan. Ternyata bila dikalkulasikan dari pagu anggaran jauh lebih besar.

"Puluhan juta juga untuk satu orang anggota dewan ini, bila melihat total pagu anggran tersebut. Bila untuk pin emas total Rp 445 juta dibagi 45 di kisaran Rp 9 juta lebih. Sedangkan untuk jas satu setel dari total Rp 783 juta berarti tiap orang mencapai Rp 17 juta. Wah gila jadi puluhan juta juga untuk dua barang ini," tegasnya.



Terkait
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tam
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
Lainnya
Evaluasi Haji 2026, Pemprov Riau Benahi Layanan Transportasi dan Konsumsi Jemaah
Evaluasi Haji 2026, Pemprov Riau Benahi Layanan Transportasi dan Konsumsi Jemaah
Kampar dan Lima Puluh Kota Perkuat Sinergi, Sepakat Tan
Hingga Oktober 2022, Realisasi Pajak Hotel di Pekanbaru
Pemeriksaan 12 Saksi Rampung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Hukum
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, T
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini