Dugong Seberat 400 Kilogram Terdampar di Karimun Kepri

Alwira Fanzary
Senin, 28 Januari 2019 15:51:06
Dugong yang terdampar

KANALSUMATERA.com - Mamalia laut jenis Dugong ditemukan terdampar di pesisir Pantai Coastal Area Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, Senin (28/1/2019) pagi. Mamalia laut tersebut diduga mati di laut dan terdampar di perairan itu.

Dugong yang memiliki panjang 3,4 meter dengan lingkar badan 1,8 meter tersebut seperti yang diberitakan Okezone, pertama kali ditemukan nelayan pada Minggu 27 Januari 2019 sekira pukul 18.00 WIB. Namun, penemuan itu baru dilaporkan kepada petugas hari ini, dan langsung mendapatkan penanganan petugas Balai Pengelola Sumberdaya Pesisir dan Laut Padang Direktorat Jendral Pengelola Ruang Laut-KKP.

Dugong merupakan spesies mamalia yang dilindungi dari 20 spesies prioritas yang menjadi target penting Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Dugong tersebut selanjutnya dilakukan penanganan dengan menguburkan mamalia tersebut.

"Ini kemarin malam kita temukan dalam keadaan mati. Kita langsung mencari kontak petugas dan melaporkan penemuan ini," ujar seorang nelayan Zaini ditemui di lokasi.

Ia mengatakan, nelayan sekitar mengira dugong tersebut merupakan anjing laut, namun setelah dilakukan pengecekkan oleh petugas, dikonfirmasi bahwa itu merupakan mamalia jenis dugong.

Baca: Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah

Koordinator BPSPL Padang-Satker Tanjungpinang Iche Muhammad Riskan mengatakan, pelaporan dugong terdampar tersebut telah diterima pihaknya sejak Minggu. Mendapat informasi, tim BPSPL dari Tanjungpinang langsung diturunkan melakukan identifikasi dan penanganan terhadap mamalia dilindungi tersebut.

"Kita langsung berkoordinasi bersama PSDKP Karimun dan Dinas Perikanan Karimun melakukan pengecekkan di lapangan. Setelah dipastikan, kita langsung turun pagi ini ke Karimun," katanya.

Ia mengatakan, mamalia jenis dugong itu diduga terdampar akibat musim utara, dimana gelombang cukup tinggi di Perairan Kepri. Selain itu, diperkirakan dugong tersebut berasal dari perairan Karimun Anak, Kabupaten Karimun.

"Hasil pemeriksaan dan pengamatan, dugong ini telah mengalami pembusukan tingkat lanjut, dimana tubuh sudah membusuk dan bagian perut telah pecah," ujar Iche.

Menurutnya, ikan dugong yang ditemukan di pesisir pantai Karimun memiliki berat kurang lebih 400 kilogram dengan panjang 3,4 meter, Lingkar Badan 187 cm, Lebar ekor 115 cm dan lebar sirip 23 cm.

Baca: PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini

"Ini lebih besar dibandingkan yang kita temukan di Kabupaten Bintan baru baru ini. Selanjutnya penanganan lanjutan akan dikubur dengan bantuan eskavator dari PT panbil karimun di sekitar lokasi terdampar," katanya.

Iche mengatakan, pihaknya berterimakasih saat ini tingkat kesadaran masyarakat khususnya di kepulauan riau semakin meningkat terkait perlindungan konservasi jenis ikan, salah satu contohnya melalui pelaporan kejadian mamalia laut terdampar (dugong) di perairan Karimun, sehingga dapat ditangani dengan baik.

"Kami berharap jika ke depan ada kejadian mamalia laut terdampar diharapkan masyarakat bisa berpartisipasi untuk melaporkan melalui hotline BPSPL Padang di no 0811 70 666 39," katanya. Kso

Terkait
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tamark 02 di Perairan Batam
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tamark 02 di Perairan Batam
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Bawaslu RI Buka Lomba Debat PHP VI 2026, Mahasiswa Kampar Diajak Ambil Bagian
Bawaslu RI Buka Lomba Debat PHP VI 2026, Mahasiswa Kampar Diajak Ambil Bagian
Tingkatkan Imun Tubuh Para Anggota, Kapolres Kampar Bag
Kunjungi Pemkab Deli Serdang, DPC Partai PPP Ingin Sine
Kartu Identitas Anak akan Diberlakukan di Pekanbaru
Daerah
Sekda Definitif Pekanbaru Ditantang Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Selesaikan Persoalan
Sekda Definitif Pekanbaru Ditantang Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Selesaikan Persoalan
HUT ke-81 RI, Lapas Pekanbaru Gelar Bakti Kesehatan Gra
Pemprov Riau Bangkitkan Stadion Utama Eks PON Bertepata
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tuntas September
Kemensos Target Rekrutmen 8.300 Guru Sekolah Rakyat Tuntas September
Pemko Pekanbaru Perluas Seragam Sekolah Gratis, DPRD In
LatihanĀ  Tingkat II Kwarran Bukit Raya Resmi Dibuka, G
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Olahraga
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Bonus Rp27 Miliar Tak Kunjung Cair, Atlet dan Pelatih R
Pekanbaru Juara Umum O2SN Riau 2026, Borong 12 Medali d
Ekonomi
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi Motor Utama Pertumbuhan Triwulan II 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi Motor Utama Pertumbuhan Triwulan II 2026
Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Ka
Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Pangkas Ja
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D