DPRD Riau Minta Pemerintah Perhatikan Nakes di Tengah Kondisi Pandemi yang Sulit

Mawardi Tombang
Sabtu, 17 Juli 2021 19:06:01

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru– Bertambahnya kasus Covid-19 di Provinsi Riau, membuat Tenaga Kesehatan (Nakes) memerlukan tenaga yang ekstra dalam penanggulangan Covid-19.

Nakes juga merupakan pahlawan yang berjuang di garda terdepan dalam penanggulan Covid-19 di tengah kondisi Pandemi yang sulit ini.

Untuk itu, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau Arnita Sari dari fraksi PKS, meminta pemerintah Provinsi Riau untuk memperhatikan dan memenuhi insentif Nakes dan sudah sewajarnya mendapat empati serta simpati.

"Pemerintah harus memberi perhatian dan empati kepada tenaga kesehatan, karena merekalah yang berhadapan langsung dengan pasien Covid-19. Pastikan semua hak mereka terpenuhi, baik menyangkut perlindungan dan keamanan diri, kesehatan, jam kerja hingga soal insentif,” katanya, Jum’at (16/7/2021).

Baca: Samsuri Daris Serap Aspirasi Warga Tiga Wilayah Tekulai Inhil: Komitmen Bangun Desa Tetap Jalan

Kemudian, Arnita juga mengatakan bahwa lonjakan kasus Covid-19 membuat beban kerja tenaga kesehatan makin bertambah. Oleh karena itu, sudah sepantasnya nakes mendapat fasilitas pendukung terbaik.

"Jangan sampai ada kebijakan yang tidak pro nakes, seperti penundaan insentif, waktu dan beban kerja yang berlebihan, APD minim serta kurangnya suplay obat-obatan dan alat kesehatan. Jika kondisi itu terjadi, maka menyulitkan nakes dalam menjalankan tugasnya dan menjadi indikasi adanya defisit empati," kata dia.

Anggota Komisi V DPRD Riau itu kembali mengingatkan agar insentif tenaga kesehatan tidak ditunda, apalagi diberikan terlambat.

"Besarannya belum tentu setimpal dengan pengorbanan waktu, keringat, air mata, dan bahkan nyawa dalam membantu penanganan pasien Covid-19," tutup Arnita.



Terkait
Debit Sungai Kampar Masih Tinggi, Wabup Misharti Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak
Debit Sungai Kampar Masih Tinggi, Wabup Misharti Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak
Banggar DPRD Bengkalis dan TAPD Lanjutkan Pembahasan Pe
Ketua DPRD Bengkalis Dorong Durian Fest Jadi Agenda Wis
Anggota DPR RI Hendry Munief Serahkan Mobil Operasional
Lainnya
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang Benar-Benar Padam
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang Benar-Benar Padam
Bupati Kampar Ahmad Yuzar Pimpin Upacara HUT Damkar, Sa
Pastikan IPK dan IHK Tetap Terkendali, Pemkab Bengkalis
Pemred Inforiau Grup Silaturahmi dengan Pucuk Adat Kene
Nasional
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggara
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran T
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket