Buaya Di Pantai Carocok Painan Sudah Tidak Terpantau Pada Kamis Pagi

Mawardi Tombang
Kamis, 22 Agustus 2019 10:25:58
Ilustrasi

Painan,KANALSUMATERA.com- Kemunculan buaya di perairan objek wisata Pantai Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, SumateraBarat yang meresahkan masyarakat sejak beberapa hari terakhir hingga pengunjung takut bermain wahana air sudah tidak terpantau pada Kamis pagi.

"Pagi ini sudah tidak terpantau, berkemungkinan reptil tersebut sudah melanjutkan migrasinya dengan memanfaatkan arus laut sesuai perkiraan kami sebelumnya," kata Kepala Resor Konservasi Sumber Daya Alam (RKSDA) Kabupaten Pesisir Selatan, Bilmardi Painan, Kamis.

Ia menambahkan pemantauan dilakukan di sejumlah titik dengan melibatkan enam personel RKSDA.

Observasi intens dilakukan semenjak Selasa (20/8) atau sehari setelah informasi adanya seekor buaya yang berkeliaran di perairan Pantai Carocok Painan berkembang di masyarakat.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Kepada masyarakat dan wisatawan pihaknya mengimbau agar tidak mudah terpengaruh dengan cerita yang berkembang atau dikabarkan oleh orang-orang yang tidak berkompeten.

Selain tidak terpantau pihaknya juga meyakini akan kecil kemungkinan terjadinya konflik antara manusia dan buaya berdasarkan hasil pengamatan tingkah laku buaya yang dilakukan.

"Buaya ini selalu menghindar jika melihat ada beberapa orang yang menyaksikan aktivitasnya, makanya kami berkesimpulan kecil kemungkinan akan terjadi konflik," imbuhnya.

Namun untuk meminimalkan risiko pada Rabu (21/8) pihaknya telah menggelar rapat dengan instansi terkait seperti Dinas Pariwisata, BPBD, Satpol PP dan lainnya.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

Rapat dimaksud untuk secara bersama-sama memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat serta wisatawan dalam upaya meminimalkan konflik dengan retil tersebut.

Sebelumnya Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Yohendro Nasti menyebutkan keberadaan buaya di perairan objek wisata itu cukup meresahkan dan semenjak buaya tersebut pertama terlihat hanya beberapa wisatawan saja yang berani menikmati wahana air.

Sesuai informasi yang ia didapatkan dari warga, buaya tersebut memiliki panjang lebih kurang lima meter serta kerap muncul ke permukaan.

Untuk meminimalkan dampak buruk pihaknya mengaku terus mewanti-wanti pengunjung dengan cara memberikan peringatan sedini mungkin kepada wisatawan dan masyarakat sekitar. (*)

Terkait
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Lainnya
Sebagai Masyarakat Tapung, PJ Bupati Kamsol Sentil Ketidakhadiran Camat Tapung di Acara IKST Riau
Sebagai Masyarakat Tapung, PJ Bupati Kamsol Sentil Ketidakhadiran Camat Tapung di Acara IKST Riau
Pekanbaru Bakal Ada Layanan Doctor On Call
Penanganan Banjir, Sampah dan Jalan Rusak Jadi Progam P
Tersangka Penipuan Jamaah Umrah Di Pariaman Buka Usaha
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung â€
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I