BMKG: Puncak Hujan Intensitas Tinggi Terjadi November

Mawardi Tombang
Selasa, 8 Oktober 2019 09:14:43
ilustrasi

Lingga, KANALSUMATERA.com - Sejak beberapa hari terakhir, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, sudah mulai diguyur hujan. Bahkan di awal Oktober ini saja, beberapa wilayah di Negeri Bunda Tanah Melayu itu, setiap harinya sering terjadi hujan.

Kepala Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dabo Singkep, Sahat Mauli Pasaribu mengatakan, berdasarkan hasil pantauan fenomena atmosfer beberapa hari belakangan, terpantau adanya belokan angin (Shearline) dan tingginya nilai kelembapan udara lapisan atas di Kepulauan Riau.

"Kelembapan udara lapisan atas di wilayah Kepulauan Riau, termasuk Kabupaten Lingga ini lah mendukung petumbuhan awan-awan konvektif," kata dia kepada Batamnews, Senin (7/10/2019).

Sahat melanjutkan, secara umum kondisi cuaca di Lingga beberapa hari kedepan diprakirakan berawan dan terdapat potensi terjadi hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

"Dan perlu diperhatikan bahwa bulan November adalah puncak hujan intensitas cukup tinggi dalam tahun ini. Kalau untuk bulan Oktober ini, boleh juga dikatakan periode basah, karena bulan ini tidak setiap hari akan hujan terus menerus," ujarnya.

Diketahui, setelah mengalami priode kering sejak beberapa bulan lalu, kondisi cuaca di Kabupaten Lingga, terbilang kembali normal. Namun, BMKG belum bisa memastikan apakah akan normal hingga akhir bulan.



Terkait
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Pemprov Riau Bangkitkan Stadion Utama Eks PON Bertepatan Hari Jadi ke-69
Pemprov Riau Bangkitkan Stadion Utama Eks PON Bertepatan Hari Jadi ke-69
Menjelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Ikuti Rakor P
Dewan Minta Pemko Pekanbaru Sosialisasikan Kenaikan PBB
Wali Kota Ingatkan Masyarakat Banda Aceh Tidak Rayakan
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan