Berpotensi Tingkatkan PAD, Adam Syafaat Minta Lemprov Riau Perhatikan UPT Benih Perkebunan

Mawardi Tombang
Senin, 3 November 2025 07:31:29

KANALSUMATERA.com - Kampar — Ketua Komisi II DPRD Provinsi Riau H. Adam Syafaat, MA bersama Anggota Komisi II lainnya melakukan kunjungan insidentil ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Produksi Benih Tanaman Perkebunan milik Dinas Perkebunan Provinsi Riau yang berlokasi di Kabupaten Kampar (31/10/2025).

Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua UPT, Hendri Sadat Siregar, beserta jajaran staf dan teknisi lapangan. Dalam pertemuan tersebut, Hendri Sadat Siregar memaparkan sejumlah capaian dan kendala yang dihadapi UPT dalam menjalankan kegiatan produksi bibit sawit unggul. Diungkapkannya, bahwa permintaan bibit sawit dari masyarakat sangat tinggi, terutama karena bibit yang diproduksi merupakan jenis unggul dengan harga subsidi Rp35.000 per batang.

“Pada tahun 2024, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari UPT ini sebesar Rp2,1 miliar. Namun, untuk bisa meningkatkan capaian tersebut, kami masih menghadapi beberapa kendala, mulai dari keterbatasan lahan, sarana prasarana, hingga daya listrik yang belum memadai,” ungkap Hendri.

Ia menjelaskan, total luas lahan yang digunakan untuk produksi bibit sawit saat ini hanya 5 hektar, sehingga sulit untuk meningkatkan volume produksi. Selain itu, kondisi daya listrik yang sering bermasalah turut menghambat kegiatan operasional, khususnya dalam sistem penyiraman bibit yang membutuhkan pasokan air stabil.

Baca: Hotspot Riau Menurun, Kampar dan Pelalawan Masih Jadi Wilayah Terbanyak

“Meteran listrik sering balik karena daya tidak mencukupi. Hal ini sangat berpengaruh pada kegiatan produksi, terutama penyiraman bibit yang membutuhkan pompa air,” tambahnya.

Hendri juga meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi kantor UPT dan pagar depan yang berada di pinggir jalan lintas. Ia menuturkan bahwa pagar kantor perlu penataan ulang hingga ke batas tanah, karena mulai muncul bangunan liar di lahan kantor.

“Kalau dibiarkan terlalu lama, bangunan liar ini bisa bertambah dan akan sulit ditertibkan. Jadi kami harap segera ada perhatian untuk penataan pagar dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Riau Adam Syafaat menyatakan dukungannya terhadap upaya pengembangan UPT Benih Perkebunan. Ia menilai, unit tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membantu peningkatan ekonomi masyarakat melalui penyediaan bibit unggul.

Baca: Kado untuk Hari Jadi Riau ke-69, Hendry Munief Hadirkan Rumah Singgah di Pekanbaru

“Silakan buat Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan serahkan kepada kami. Nanti akan kami bantu usulkan ke dinas perkebunan. Kebutuhan di masyarakat sangat besar, tapi ketersediaan bibit masih terbatas, padahal pasarnya jelas dan potensinya besar,” ujar Adam.

Politisi dari partai PKS ini juga mendorong agar produksi bibit sawit bersubsidi tidak hanya difokuskan pada sisi komersial, tetapi juga menyasar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kami sarankan agar penjualan bibit sawit bersubsidi diprioritaskan ke masyarakat menengah ke bawah. Ini akan membantu meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas manfaat sosialnya,” tambah putra Rokan Hulu ini.

Adam juga menegaskan pentingnya perbaikan manajemen dan dukungan anggaran bagi UPT agar bisa beroperasi secara optimal dan berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan daerah.

Baca: KAGAMA Riau Resmi Dilantik, Siap Perkuat Jejaring Alumni dan Jadi Mitra Strategis Pembangunan

“UPT ini punya potensi besar. Kalau manajemennya dibenahi, sarana dan prasarana diperkuat, dengan dukungan anggaran yang memadai, bukan tidak mungkin PAD dari sektor ini bisa meningkat signifikan,” tutupnya.

Dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak UPT, diharapkan produksi bibit sawit unggul dapat terus berkembang, memberikan manfaat bagi petani, dan menjadi pendorong ekonomi daerah Riau yang berkelanjutan. (Rls)



Terkait
485 Mahasiswa Kukerta UNRI Diturunkan ke Bengkalis, Fokus Pemberdayaan Desa dan Inovasi
485 Mahasiswa Kukerta UNRI Diturunkan ke Bengkalis, Fokus Pemberdayaan Desa dan Inovasi
Wakil Bupati Kampar Hadiri Pelantikan Himpaudi Periode
Khutbah Idul Fitri di Pekanbaru, Hendry Munief Ajak Mas
Keroyokan dengan Pusat dan Provinsi, Pemkab Siak Kejar
Lainnya
TVRI Riau dan Pemprov Riau Perkuat Sinergi, Matangkan Rencana Nobar Piala Dunia 2026
TVRI Riau dan Pemprov Riau Perkuat Sinergi, Matangkan Rencana Nobar Piala Dunia 2026
Matangkan EPSS 2026, Dinkes Kampar Perkuat Data dan Tin
Abu Nazar Buka Rekrutmen Kepengurusan KNPI Kampar dari
Masa Penahanan Tersangka Korupsi Jalan di Bengkalis Dip
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Politik
Cawapres Prabowo 2029 Mulai Dibahas, Sejumlah Nama Mulai Mencuat
Cawapres Prabowo 2029 Mulai Dibahas, Sejumlah Nama Mulai Mencuat
Pemilu 2029 Prabowo Punya Banyak Pilihan Cawapres, Ada
Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Ha
Pendidikan
PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
Lintas Angkatan Bersatu, Reuni IKA SMPN 10/09 Harapan R
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk P
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind