Antisipasi Lonjakan DBD, Pemkab Rohil Gencarkan Gotong Royong Massal Libatkan Ratusan Personel
KANALSUMATERA.com - ROHIL – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mengintensifkan upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui gerakan gotong royong massal yang melibatkan ratusan personel kebersihan dan masyarakat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Rokan Hilir H. Bistamam di Kota Bagansiapiapi, dengan melibatkan berbagai unsur mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga masyarakat di tingkat kelurahan.
Aksi bersih lingkungan tersebut difokuskan di sejumlah titik rawan genangan air dan penumpukan sampah, yang dinilai menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab DBD.
"Sekarang demam DBD sudah mulai agak bertambah, untuk itu dengan adanya kebersihan gotong royong ini jangan sampai ada lagi DBD di Kabupaten Rokan Hilir khususnya di Kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko," ujarnya.
Baca: TVRI Riau dan Pemprov Riau Perkuat Sinergi, Matangkan Rencana Nobar Piala Dunia 2026
Kepala DLH Rohil, Suwandi S.Sos, menjelaskan bahwa peningkatan kasus DBD di Kecamatan Bangko menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kondisi lingkungan yang kurang terawat seperti drainase tersumbat dan sampah rumah tangga menjadi pemicu utama.
Sebagai langkah konkret, kegiatan gotong royong dilaksanakan secara bertahap di beberapa wilayah, dimulai dari Kelurahan Bagan Barat dengan sasaran jalan utama dan lingkungan pemukiman warga.
Kegiatan kemudian berlanjut ke Kelurahan Bagan Timur dan Bagan Punak pada hari berikutnya dengan cakupan area yang lebih luas, termasuk jalan protokol hingga gang-gang permukiman.
DLH Rohil mengerahkan sebanyak 600 personel yang terdiri dari petugas kebersihan, satgas, hingga penyapu jalan. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari unsur TNI, Polri, serta perangkat RT dan RW setempat.
Baca: Wabup Kampar Lantik Pengurus PGRI Tiga Kecamatan, Perkuat Konsolidasi dan Mutu Pendidikan
"Mudah-mudahan upaya yang dilakukan Pemkab ini dapat menurunkan kasus DBD di Kecamatan Bangko. Sasaran utama dalam goro ini adalah drainase dan halaman rumah warga," tegasnya.
Selain fokus pada kebersihan lingkungan, pemerintah daerah juga melakukan penghijauan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sehat. Penanaman pohon buah dilakukan di halaman Masjid At-Tabiin, dengan puluhan bibit mangga dan rambutan telah ditanam sejak hari pertama kegiatan.
"Jika tanaman buah-buahan itu nantinya sudah besar dah berbuah, maka akan bisa dinikmati oleh Jamaah masjid At-Tabiin dan masyarakat sekitar," pungkas Suwandi.
Melalui gerakan ini, Pemkab Rohil berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga kasus DBD dapat ditekan secara signifikan di masa mendatang. (zl)
