Akibat Kabut Asap, 5 Anak di Bukittinggi Terdeteksi Terkena ISPA

Mawardi Tombang
Selasa, 24 September 2019 09:01:44
Dr Liza Fitria, Sp.A, M.Biomed dan kabag humas RSAM, Chaniago diruang poliklinik anak-anak.

BUKITTINGGI,KANALSUMATERA.com - Kondisi beberapa hari terakhir di Kota Bukittinggi, semakin mengkhawatirkan akibat pengaruh kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Kahutla) di Provinsi tetangga, mengakibatkan pengaruh pernapasan pada usia anak-anak maupun orang dewasa dan orangtua.

Kepada MinangkabauNews.com, Senin (23/9/2019) dokter spesialis anak Rumah Sakit Ahmad Muchtar (RSAM), Liza Fitria, Sp.A, M.Biomed didampingi kabag humas RSAM, Mursal Chaniago di ruang kerjanya poliklinik bagian anak-anak, menjelaskan anak-anak rentan dengan penyakit Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), gejala pertama anak-anak teridentifikasi ISPA adalah batuk-batuk kering dan berkelanjutan, jika kondisi tubuh menurun bisa masuk kuman-kuman yang lain akan berakibatkan inspeksi saluran pernapasan yang lebih berat, ini akan mengancam jiwa anak tersebut.

Selanjutnya Liza Fitria mengatakan untuk menjaga jangan sampai terjadi anak-anak terjangkit ISPA, sebaiknya lebih banyak di dalam rumah, jika keluar rumah pakailah masker untuk menutup hidung. Dan juga banyak minum air putih, makan buah-buahan.

"Dalam penanganan pasien anak-anak ini, diperiksa lebih dahulu kondisinya, jika katagori ringan diberi obat untuk rawat jalan dan kalau telah dikatakan berat, maka dirawat di rumah sakit," katanya.

Pada anak-anak dibawah usia 5 tahun sangat mempengaruhi kondisi badannya dengan adanya kabut asap akibat kahutla dan juga orang yang telah usia lanjut. ISPA itupun bermacam-macam jenisnya, ada batuk pilek, radang tenggorokan.

Liza Fitria menganjurkan jika anak-anak mengalami seperti itu, langsung periksa di puskesmas atau rumah sakit untuk menghindari jangan sampai terjadi lebih parah.

"Dari dua minggu ini sangat sekali peningkatan terjangkit ISPA sekitar 40 persen, ISPA menyangkut dengan pernapasan, mulai dari hidung, tenggorokan sampai ke paru-paru. Penyakit asma pengaruh sekali dengan kabut asap ini, asma ini adalah penyakit yang sudah ada sebelumnya," katanya.

Dengan adanya kabut asap ini dapat mengakibatkan kambuh kembali, kalau penyakitnya berat sekali dinamakan premonia, ucap Liza Fitria lulusan fakultas kedokteran Unand tahun 2013.

Sementara itu Hidayat Camat IV Angke orangtua pasien anaknya umur 5,5 tahun sekolah di Taman kanak-kanak yang sedang memeriksa kesehatan anaknya akibat kabut asap, mengatakan ini adalah pembelajaran khususnya saya sendiri dan masyarakat IV Angke, bahwa membiarkan anak bermain diluar rumah rentan sekali terhirup kabut asap.

"Awal mulanya anak batuk kering semalaman tak henti-henti, pilek, flu, maka langsung saya membawanya ke rumah sakit. Kita saling ingat mengingatkan untuk bagaimana kita bisa melindungi anak dan masyarakat, sekiranya ada yang seperti anak saya, langsung dibawa ke puskesmas atau rumah sakit," tukuk Hidayat.

Sedangkan kepala bagian humas RSAM, Chaniago mengatakan yang terindentifikasi ISPA sebanyak 5 orang di RSAM, pasien yang terjangkit ISPA sesuai dengan anjuran Gubernur dibebaskan dari biaya pengobatan.

"Hampir rata-rata pasien yang berobat ISPA adalah anak-anak, anak-anak rentan dengan berbagai penyakit, apalagi kini adanya kabut asap yang sangat mengganggu kesehatan," pungkas Chaniago. (Iwin SB)

Lainnya
H Afrizal An Terpilih Secara Aklamasi Pimpin LPM Kulim Periode 2021-2026
H Afrizal An Terpilih Secara Aklamasi Pimpin LPM Kulim Periode 2021-2026
Batajau Seni Piaman Gegerkan Panggung Penutupan SAF 201
Rabalah Pangkal Jalan
Fraksi Golkar Tanjungpinang Tolak 'Rompi Indisipliner'
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha