50 Korban Kerusuhan Wamena Tiba di Ranah Minang

Mawardi Tombang
Jumat, 4 Oktober 2019 14:08:38
Pemprov sumbar sambut kedatangan pengungsi di bim

PADANG,KANALSUMATERA.com -- Sebanyak 50 orang perantau Minangkabau selamat sampai di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pukul 20.50 WIB dengan menggunakan pesawat Batik Air, Kamis, (3/10/2019).

Kedatangan perantau Minang tersebut disambut Haru oleh Kepala Biro Bina Mental dan Kesra Sumbar Syaifullah dan Kepala Dinas Sosial Jumaidi, Dinas Pemberdayaan Perempuan Biro Kerjasama Rantau dan beberapa relawan PMI Sumbar.

Kepulangan para perantau ini tidak lepas dari kerja keras Pemprov Sumbar melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumbar, sehingga ribuan perantau Minang bisa kembali ke kampung halamannya.

"Selamat datang kembali ke kampung halaman, kita semua adalah bersaudara, apa yang terjadi di Wamena adalah musibah kita semua, mudah-mudahan kedatangan saudara bisa menjadi obat rindu di kampung halaman," kata Syaifullah.

Kepulangan perantau Minang tersebut, merupakan masyarakat Sumbar yang selama ini tinggal di daerah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Yang sebelumnya terjadi kerusuhan, mengakibatkan 10 orang perantau Minang meninggal dunia.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Menurut Syaifullah, kejadian itu membuat perantau asal Sumbar di Wamena mengalami trauma, sehingga banyak yang berkeinginan pulang ke tanah asalnya.

"Kepulangan perantau Minang asal Wamena ini semuanya ditanggung oleh bantuan dari Sumbar Peduli Sesama, untuk hari ini ada sekitar 187 orang, tahap pertama yang barusan datang ada 50 orang dan yang ke dua nanti 137 orang menggunakan pesawat Papua Ekspres Air, diperkirakan kedatangannya sekitar pukul 01.50 WIB dini hari," jelas Syaifullah.

"Isya Allah semua berjalan dengan lancar," ucapnya.

Selanjutnya Kepala Biro Bintal dan Kesra Sumbar menyerahkan bantuan uang saku kepada pengungsi Wamena sebesar Rp. 40.000.000 dengan rincian dewasa 30 orang masing-masing Rp1.000.000 dan anak-anak 20 orang masing-masing sebesar Rp. 500.000.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Jayawijaya Zulkifli mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumbar yang telah berupaya membawa mereka ke Sumbar.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

"Kami sangat berterima kasih sekali pada pemprov Sumbar yang bisa membawa kami ke kampung halaman, semoga Allah membalas kebaikan ini, Amiin," ujarnya.

"Tali persaudaraan ini lebih berharga dari segalanya, ibarat berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, inilah dirasakan oleh saudara-saudara kita Minangkabau, sehingga kami bisa kembali disini," imbuh Zulkifli.

Kemudian Kepala Dinas Sosial Sumbar Jumaidi juga akan mengirimkan bantuan berupa logistik makanan ke tempat pengungsi asal Wamena.

"Kami sangat prihatin sekali dengan kondisi perantauan Minang asal Wamena ini, dalam waktu dekat ini kami akan salurkan bantuan berupa makanan, semoga bantuan itu bisa mengurangi bebannya," ungkap Jumaidi.

Perantau Minang yang sudah sampai di BIM akan diantarkan langsung ke kampung halamannya menggunakan bus yang telah disediakan.

Baca: Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre

"Ada dua unit bus yang akan mengantarkan mereka ke kampung halamannya, semoga mereka selamat sampai tujuan," tuturnya. (Rel)



Lainnya
Pemko Batam Ekspedisi Jejak Sejarah di Pulau Boyan, Terdapat Lokasi Pengawasan Traktat London
Pemko Batam Ekspedisi Jejak Sejarah di Pulau Boyan, Terdapat Lokasi Pengawasan Traktat London
Pemko Pekanbaru Luncurkan 5 Bus Vaksin Keliling, Masyar
Banjir Di Agam Rendam Lima Hektare Sawah , 600 Warga Te
Jembatan Musi 4 Sudah Dibuka, Warga Palembang Sangat Se
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gar
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T