3 Warga Nigeria Pelaku Penipuan Online Ditangkap Polresta Barelang

Amar
Kamis, 6 Desember 2018 18:34:34
Kapolresta Barelang, Kombes Hengki memimpin ekspos penangkapan pelaku penipuan online.

Batam, Kanal Sumatera.com - Tim Macan Satreskrim Polresta Barelang, yang tergabung dalam Unit Jatanras dan Opsnal, membekuk empat orang sindikat pelaku penipuan secara online di kawasan Jakarta Barat, Rabu (28/11/2018) kemarin.

Tiga pelaku, merupakan Warga Negara Asing (WNA) yang berasal dari Nigeria. Mereka berinisial INC, CE, dan DE. Sementara satu tersangka lainnya, merupakan seorang perempuan dan berkewarganegaraan Indonesia, AH.

Kapolresta Barelang, Kombes Hengki, saat ekspose mengatakan, para pelaku dibekuk berdasarkan penyelidikan yang dilakujan dari laporan seorang warga Batam berinisial MH yang menjadi korban penipuan. Ia, mengalami kerugian mencapai Rp160 juta.

"Ini merupakan kasus yang sama seperti kasus sebelumnya yang juga pernah kita tangani. Namun mereka berbeda jaringan meski pelaku sama-sama dari Nigeria," ujar Hengki, didampingi Kasatreskrimnya, AKP Andri Kurniawan dan Kasubag Humas, Iptu Rifi, Kamis (6/12/2018).

Dijelaskan, modus pelaku, dengan cara mencari korban melalui facebook. Setelah menemukan sasaran, salah satu pelaku, INC, menghubungi melalui messenger dengan mengatakan akan mengirimkan uang senilai 1,2 juta Dollar. Ia menggunakan akun facebook bernama Upendra.

Baca: Pemko Batam Siapkan 50 Ribu Vaksin Untuk Masyarakat, Amsakar: Mari All Out Bergerak

Beberapa hari kemudian, pelaku lainnya, AH, menelepon korban dan mengaku sebagai petugas Imigrasi yang berada di Bandara Hang Nadim. Kemudian mengatakan bahwa ada paket untuk korban dari seorabg bernama Upendra.

"Para pelaku ini memikiki tugas masing-masing. Sehingga, korban percaya dan akhirnya menuruti keinginan pelaku," jelas Hengki.

Setelah korban percaya, pelaku yang mengaku sebagai petugas Imigrasi ini meminta agsr mengirimkan uang sebanyak dua kali sebagai proses administrasi.

"Pertama korban diminta mengirimkan uang senilai Rp 76 juta. Kemudian korban kembali disuruh mentransfer uang Rp 84 juta, sehingga total kerugian mencapai Rp 160 juta," tambahnya.

Setelah uang ditransfer, namun paket tersebut tidak kunjung datang. Kejadian pertama kali saat korban dihubungi melalui messenger pada tanggal 13 November. Kemudian korban membuat laporan pada tanggal 15 November sehingga pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Baca: Walikota Batam Tinjau Vaksinasi Covid-19 Terhadap Guru, Tokoh Agama dan Lansia

"Penyelidikan yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil, dan empat tersangka berhasi diringkus. Sejauh ini kita masih mendalami apakah ada korban lainnya," lanjut Hengki.

Keempat pelaku, dijerat Pasal 378 jo Pasal 53 jo Pasal 56 KUHP tentang penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara.

"Mereka terancam hukuman 4 tahun penjara. AH merupakan istri dari salah satu tersangka dari Nigeria ini, INC," pungkasnya.bt/ks

Terkait
Usai Resmikan Pabrik Pengolahan Limbah, Rudi Dampingi Luhut Binsar Tinjau Jembatan Babin
Usai Resmikan Pabrik Pengolahan Limbah, Rudi Dampingi Luhut Binsar Tinjau Jembatan Babin
Baznas Batam Beri Penghargaan Rudi-Amsakar Sebagai Insa
Di Bawah Kepemimpiman Rudi-Amsakar, Pemko Batam Kembali
Balai Latihan Kerja Batam Segera Terwujud, Wako Rudi: I
Lainnya
Pemkab 50 Kota Sumbar Kunjungi Kelurahan Lembah Damai Pekanbaru
Pemkab 50 Kota Sumbar Kunjungi Kelurahan Lembah Damai Pekanbaru
Bupati Kampar Apresiasi Program Camat Tambang Jonguok D
Telah Ditemukan Seorang Anak Perempuan di Desa Sungai T
Seorang Pendaki Gunung Kerinci Meninggal, Dua Dievakuas
Kriminal
Lawan Terorisme, Indonesia Dapat Tiru Konsep CTAP Selandia Baru
Lawan Terorisme, Indonesia Dapat Tiru Konsep CTAP Selandia Baru
Bom Bunuh Diri di Makasar, Pelaku Pasangan Suami Istri
Polresta Pekanbaru Berhasil Tangkap Tahanan Narkoba Yan
Leisure
Sukses di Butik dan Make Up, Fifi dan Budhitama Rambah Dunia Kuliner, Hadirkan Street Boba Pekanbaru
Sukses di Butik dan Make Up, Fifi dan Budhitama Rambah Dunia Kuliner, Hadirkan Street Boba Pekanbaru
Dorong Tumbuhnya Pariwisata Batam, Disbudpar Batam Gela
Demi Dibukanya Pariwisata Kepri, 30 Ribu Pelaku Parekra
Pendidikan
SPS Riau Jalin Komunikasi Dengan Pers Kampus Se-Riau, Pertama Kali Sambangi Bahana Mahasiswa
SPS Riau Jalin Komunikasi Dengan Pers Kampus Se-Riau, Pertama Kali Sambangi Bahana Mahasiswa
Universitas Riau Gelar Wisuda 1893 Mahasiswa Secara Dar
Mahasiswa UIN Suska Riau Pimpin Forkommasi Korwil Sumat
Lifestyle
Datuok Yusri Segera Dilantik Jadi Ketua LAK Kampar
Datuok Yusri Segera Dilantik Jadi Ketua LAK Kampar
PKS Riau Gowes Sepeda, Hendry Munief: Ayo Jaga Kesehata
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Viral Blast Global Sponsori
Olahraga
Batam Segera Miliki Sirkuit Motor GP, Ketua MPR Dukung Penuh
Batam Segera Miliki Sirkuit Motor GP, Ketua MPR Dukung Penuh
Turnamen Boxing Piala Wako Batam Sukses Digelar
Keluarga Besar Kecamatan Binawidya Canangkan Olahraga B
Hukum
Anda Berkurban Pada Idul Adha 1442 H? Ketahui Larangan ini..
Anda Berkurban Pada Idul Adha 1442 H? Ketahui Larangan ini..
Repdem Kampar Laporkan Dugaan Pemalsuan Data Penerima B
Tiga Petugas KPK Gadungan Ditangkap di Pulau Nias, Tero
Global
GKSB DPR Kutuk Serangan Israel ke Masjid Al Aqsa, Minta Pemerintah RI Tegas ke Israel
GKSB DPR Kutuk Serangan Israel ke Masjid Al Aqsa, Minta Pemerintah RI Tegas ke Israel
Ketika Presentasi 2 Menit Anies Baswedan Dipuji Para Du
Kapsul Waktu Berusia 176 Tahun Ditemukan di Gereja Eszt