1.110 Warga Batam Terserang ISPA akibat Kabut Asap

Mawardi Tombang
Rabu, 18 September 2019 13:40:24
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi.

Batam, KANALSUMATERA.com - Penderita Infeksi Saluran Pernafsan (ISPA) di Batam terus meningkat menyusul semakin pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan laporan peningkatan tersebut dia terima dari puskesmas walaupun total penderita ISPA secara keseluruhan belum bisa disebutkan.

"Di setiap Puskesmas Kota Batam, pasien ISPA meningkat hingga seratus persen," kata Didi, Rabu (18/9/2019).

Selama bulan Agustus saja, Dinas Kesehatan Kota Batam melaporkan, terjadi kenaikan hingga 1.100 pasien. Padahal kabut asap baru menyerang Batam akhir Agustus. Hal ini juga memungkinkan bertambahnya jumlah penderita radang paru-paru di Batam.

Baca: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang

Kabut asap di Batam hari ini juga semakin tebal, Didi mengungkapkan Indeks Standar Pencemaran Udara hari ini di atas 100.

"Kondisi kabut asap hari ini di setiap simpang dekat titik lokasi puskesmas di atas 100, kategori tidak sehat. Tepatnya 170 dengan parameter PM 10," ungkapnya.

Kondisi Ispu di atas 100 yang terjadi hari ini, menujukkan tingkat kualitas udara yang merugikan pada manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif dan bisa menyebabkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Dinas Kesehatan mengimbau untuk seluruh masyarakat Batam tetap menggunakan masker saat berada di luar ruangan.

Baca: PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini

Saat ini Dinas Kesehatan meminta Dinas Pendidikan untuk memberikan laporan kepada wali kota tentang kondisi terkini yang berbahaya bagi kesehatan sistem pernafasan pelajar.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Hang Nadim Batam, Suratman mengatakan bahwa kualitas udara di wilayah Kepri saat ini terpantau masih dalam kategori sedang.

“Dari yang kami lihat melalui alat, kualitas udara masih di bawah seratus. Jadi masih dalam kategori sedang,” ujarnya ketika dihubungi Batamnews.

Untuk kabut asap ini sendiri, Suratman mengatakan bahwa asap sebagian berasal dari daerah Kepri sendiri dan sebagian dari Provinsi Riau.

Baca: Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tamark 02 di Perairan Batam

“Dari informasi jarak pandang di tiap bandara di Kepri, kondisi ini menyeluruh di wilayah Kepri,” ucapnya.

Untuk jarak pandang sendiri, Suratman menjelaskan saat ini semua daerah sudah masuk ke rendah.

“Ada yang 4.000 meter, ada yang 2.000 meter dan bahkan ada yang 1.000 meter,” kata Suratman.

Terkait
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis, Tim SAR Pekanbaru Lakukan Pencarian
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis, Tim SAR Pekanbaru Lakukan Pencarian
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Manajemen dan Dokter Spesialis RSUD Bangkinang Silaturahmi dengan Pj. Bupati Kampar
Manajemen dan Dokter Spesialis RSUD Bangkinang Silaturahmi dengan Pj. Bupati Kampar
Flyover Simpang Garuda Sakti Bakal Dibangun Tahun Depan
Syahrul Aidi Sampaikan Kondisinya Sudah Mulai Membaik,
Pemkab Lingga Sambangi Tanjung Jabung Timur, Bahas Kerj
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo