Penduduk Miskin di Aceh Bertambah

Alwira Fanzary
Rabu, 16 Januari 2019 13:12:33
Penduduk Aceh

KANALSUMATERA.com - Jumlah penduduk miskin di Aceh mengalami peningkatan sekitar 2.000 orang dalam setahun terakhir yang menjadi 831 ribu orang di September 2018, meski provinsi ini terus menerima dana otonomi khusus setiap tahun sejak 2008.

"Pada September 2018, penduduk miskin di Aceh mencapai 831 ribu orang atau 15,68 persen. Jika dibanding September 2017, maka terjadi penambahan dua ribu orang," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Wahyudin di Banda Aceh, Selasa (15/1) seperti yang diberitakan AntaraAceh.

Ia menerangkan, jumlah penduduk miskin di provinsi paling barat Indonesia ini pada September 2017 tercatat berjumlah 829 ribu orang atau 15,92 persen dari total jumlah penduduk di Aceh.

Dalam enam bulan terakhir periode Maret hingga September 2018, persentase penduduk miskin di wilayah perkotaan menurun 0,81 persen atau dari 10,44 persen menjadi 9,63 persen, sementara di perdesaan mengalami kenaikan 0,03 persen atau dari 18,49 persen menjadi 18,52 persen.

Seperti diketahui, total dana otonomi khusus bagi di provinsi yang memiliki penduduk sekitar lima juta jiwa telah dikuncurkan mulai 2008 hingga 2018 untuk enam bidang, meliputi pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, infrastruktur, ekonomi kerakyatan, dan keistimewaan Aceh sekitar Rp66,5 triliun.

"Penduduk miskin ini, mereka yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan. Selama Maret 2018 hingga September 2018, garis kemiskinan tumbuh 2,59 persen, dari Rp464.626 menjadi Rp476.666 per kapita per bulan di Aceh," katanya.

"Bagi yang tinggal di kota, garis kemiskinan naik 2,14 persen atau dari Rp486.338 di Maret menjadi Rp496.752 per kapita per bulan di September 2018. Sedangkan di perdesaan tumbuh 2,75 persen, dari Rp454.740 di Maret menjadi Rp467.242 per kapita per bulan," terang dia.

Wahyudin mengatakan, bertambah penduduk miskin di Aceh ini, dipengaruhi komoditas makanan yang memberi kontribusi rerata sebesar 75,91 persen, dan sisanya 24,09 persen bukan makanan, seperti perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.

Di antaranya, seperti beras menyumbang 18,33 persen di perkotaan dan 25,15 persen di perdesaan, rokok 13,19 persen di kota dan 9,85 persen di desa, ikan tongkol/tuna/cangkalang 6,42 persen di kota dan 5,41 persen di desa, dan lain sebagainya.

"Untuk bukan makanan, seperti perumahan 5,7 persen di kota dan 4,79 persen di desa, lalu bensin 4,68 persen di kota dan 4,09 persen di desa, listrik 3,49 persen di kota dan 1,79 persen di desa, dan lain-lain," tuturnya.

Provinsi Aceh hingga kini masih bertahan sebagai daerah nomor satu termiskin di Sumatera. "Kalau secara nasional, kita peringkat enam dari 34 provinsi," terang Wahyudin.

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Aceh, Amirullah mengatakan, Pemerintah Aceh terus mendorong agar pemerintah daerah melakukan intervensi menyikapi angka kemiskinan di wilayah perdesaan yang begitu tinggi.

"Memang kita dewasa ini, investasi masih sangat rendah jika dibanding provinsi lain, seperti Sumatera Barat. Investasi kita masih sangat kurang dalam menyerap tenaga kerja di Aceh," katanya. Ant/Kso

Lainnya
Kababinkum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma'ruf Kunjungan Kerja ke Oditur Militer I-03 Pekanbaru
Kababinkum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma'ruf Kunjungan Kerja ke Oditur Militer I-03 Pekanbaru
Plt. Sekda Kampar Buka Secara Resmi  Balimau Kasai Men
DLHK Temukan Pengrusakan Kawasan di Danau Buatan
Sanger Geram, Awal Tahun Belasan Hektare Lahan Gambut T
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pendidikan
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emb
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Hukum
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini