Warga Aksi Meminta Pertambangan Emas di Pesawaran Dihentikan

Alwira Fanzary
Senin, 18 Februari 2019 18:21:50
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung bersama sekitar 600 warga menggelar aksi di Lapangan Korpri, Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung meminta kegiatan pertambangan emas di Pesawaran dihentikan.

"Ada sejumlah pertambangan emas seperti PT NUP, LKC, LSB, dan KBU yang tidak jelas perizinannya," kata Fabian Jaya, Ketua LIRA Pesawaran di Bandarlampung, Senin.

Fabian, seperti diberitakan Antara menjelaskan salah satu perusahaan tambang emas yakni PT KBU terhitung tanggal 21 Mei 2018 bahwa surat izinnya telah dibekukan oleh Dinas Pertambangan Provinsi Lampung dikarenakan terjadi dua pelanggaran.

"Pertama PT KBU tidak mempunyai kepala tehnik tambang (KTT) yang sebenarnya hal itu penting dan merupakan syarat pertama dan bertanggungjawab terhadap keselamatan pekerja maupun lingkungan. Kemudian mereka juga masih menggunakan merkuri (air raksa), padahal itu sudah dilarang. Dengan dua itu Dinas Pertambangan membekukan izinnya," kata dia menerangkan.

Baca: Perkuat Kemandirian Ekonomi Wilayah, Hendry Munief Dorong Sinergi Bisnis antar Provinsi di Sumatera

Ironisnya menurut Fabian, masyarakat setempat yang melakukan penambangan di sekitar dilakukan penangkapan oleh oknum dan dibawa ke Polres setempat dengan alasan tidak memiliki izin.

"Padahal kita tahu mereka saja izinnya telah dibekukan. Kalau adil hukum ini, seharusnya semua yang tidak mempunyai izin ditangkap dong. Apa karena PT KBU banyak uang sehingga hukuk ini tumpul," kata dia. Kso



Lainnya
DPRD Riau Dorong Gubri Diversifikasi Pendapatan dan Gandeng Anggota DPR/DPD RI
DPRD Riau Dorong Gubri Diversifikasi Pendapatan dan Gandeng Anggota DPR/DPD RI
M Yasir Pimpin KNPI Bina Widya Secara Aklamasi
Nilai Ekspor Kepri Menurun Hingga September 2019
Hujan Diprediksi Landa Sebagian Aceh Hingga Tiga Hari k
Pendidikan
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2026, Ini Prestasinya
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2026, Ini Prestasinya
Ahmad Yuzar Hadiri Grand Opening Kebun Raya Universitas
Mendikdasmen Siapkan Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik
Politik
JEJAK POLITIK EDI BASRI: Dari Politik sebagai Ibadah Menuju Politik Kebangsaan
JEJAK POLITIK EDI BASRI: Dari Politik sebagai Ibadah Menuju Politik Kebangsaan
PKS Tanjungpinang Dorong Perempuan Aktif di Politik Lew
Pemkab Bogor Petakan Sekolah Prioritas untuk Perbaikan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hukum
Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, Polisi Amankan 24 Orang dan Sita Narkoba
Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, Polisi Amankan 24 Orang dan Sita Narkoba
Bareskrim Bekuk Buron Impor HP Bekas Ilegal Senilai Rp2
Kajari Konawe Fachrizal Ditangkap, Kini Jalani Pemeriks
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D