Wagub Lampung Nilai Banyak Program Pemda Tak Dibutuhkan Warga

Alwira Fanzary
Rabu, 13 Maret 2019 20:18:56
Bachtiar Basri

KANALSUMATERA.com - Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Bachtiar Basri menyatakan, masih banyak program pembangunan yang dicanangkan kabupaten/kota di Lampung tidak sesuai dengan kebutuhan rakyat saat ini. Sehingga program pembangunan tersebut sia-sia dan tampak tidak ada pembangunan.

"Kebutuhan apa yang sebenarnya diinginkan masyarakat dan yang dibutuhkan saat ini. Masih banyak program pembangunan yang sebenarnya tak dibutuhkan masyarakat. Itu sama saja tidak ada pembangunan, buat apa program kerja banyak, besar seperti mercusuar tetapi tidak memberikan asas manfaat bagi orang banyak," kata Wagub Bachtiar Basrie saat membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Lampung Barat Tahun 2020 di Liwa, Kabupaten Lampung Barat, Selasa (12/2).

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memprioritaskan kebutuhan masyarakat dalam menyusun rencana pembangunan. Menurut Wagub, sejatinya pembangunan adalah menjawab kebutuhan yang ada di masyarakat selama ini, untuk diwujudkan dalam rencana program pembangunan ke depan.

Wagub seperti yang dilansir dari Republika.co.id berharap hal itu tidak terjadi di Lampung Barat. Melalui Musrenbang tersebut arah, tujuan, manfaat pembangunan itu direncanakan sebaik mungkin, agar masyarakat dapat terlayani dengan baik dan tercipta masyarakat sejahtera.

Baca: Perkuat Kemandirian Ekonomi Wilayah, Hendry Munief Dorong Sinergi Bisnis antar Provinsi di Sumatera

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengapresiasi keinginan wagub tersebut. Menurut dia, Pemkab Lampung Barat akan merencanakan program pembangunan sesuai dengan kebutuhan rakyat, dan tidak ingin menjadi program pembangunan hanya mercusuar.

"Ini merupakan motivasi bagi kami betapa membangun daerah itu butuh sinergitas yang terintegrasi dengan kebijakan yang dituangkan dalam program perencanaan. Didorong pula dengan keseriusan dari masing-masing pihak dalam pelaksanaan program tersebut,” kata Parosil.

Ia optimistis desa atau pekon yang masuk dalam kategori tertinggal bisa berubah status menjadi naik. Saat ini di Lampung Barat masih terdapat 19 pekon/desa yang masuk dalam kategori miskin ataupun tertinggal.

"Namun kami optimistis dengan adanya alokasi dana desa yang signifikan ditambah dana kelurahan dan merupakan kebijakan pemerintah pusat yang disinergikan dengan kebijakan pemerintah daerah,” katanya.

Sehingga, ujar dia, 19 pekon yang masuk dalam kategori miskin ataupun tertinggal pada 2020 nanti akan berganti status menjadi pekon berkembang dan siap menjadi pekon maju.

Di sela-sela kunjungannya di Lampung Barat, Wagub Lampung Bachtiar Basri berkesempatan meninjau Kebun Raya Liwa didampingi Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin. Kebun Raya Liwa menjadi ikon wisata baru di kabupaten tersebut. Kebun Raya tersebut digagas Bupati Lampung Barat sebelumnya Mukhlis Basri. Kso

Lainnya
Wawako Dumai Minta Hendry Munief Bantu Kembangkan Pariwisata Kota Dumai
Wawako Dumai Minta Hendry Munief Bantu Kembangkan Pariwisata Kota Dumai
Fantastis! Anggaran Pin Emas dan Jas Anggota Dewan Kepr
Ini Pesan Menaker Saat Buka Rakerwil SBSI Sumut
SILPA Tahun 2018 Lebih 30 Persen, Pencairan Dana Desa 2
Politik
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden Berantas Oligarki dan Kebocoran Negara
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden Berantas Oligarki dan Kebocoran Negara
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan
PKS Kampar Laksanakan Konsolidasi dan Penyerahan SK DPC
Pendidikan
Witama School Hadirkan Mahasiswa S3 dari AS sebagai Guru Tamu, Perkuat Wawasan Siswa
Witama School Hadirkan Mahasiswa S3 dari AS sebagai Guru Tamu, Perkuat Wawasan Siswa
LKP MentariMU Pekanbaru Diresmikan, Buka Program Kejar
Bimtek Digital Marketing Wonderful Indonesia di Meranti
Daerah
Dukung Wisata Kampar di API 2026, Bupati Kampar Tinjau Destinasi dan Infrastruktur Pendukung
Dukung Wisata Kampar di API 2026, Bupati Kampar Tinjau Destinasi dan Infrastruktur Pendukung
Menjelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Ikuti Rakor P
Eva Yuliana Apresiasi Dirut Baru PT BSP: Hilangkan Anek
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Ekonomi
Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!
Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!
Bukan CSR! Koperasi BBDM Salurkan Rp 10 Juta ke 9 Wilay
Hendry Munief Kunjungi UMKM Pinaloka di Siak, Manfaatka
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan