Waduh... Kepala KUA Tambang Kasari Warga yang Berkonsultasi

Mawardi Tombang
Rabu, 28 Agustus 2019 10:42:29

Tambang, KANALSUMATERA.com - Fungsi dari seorang Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) mestinya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bukan malah memberi pelayanan dalam bentuk penjelasan atau solusi yang tak santun ketika ada warga berkonsultasi.

Tetapi hal itu tidak didapatkan oleh Muliati (43) seorang warga Desa Sungai Pinang ketika berkonsultasi masalah pernikahan ke KUA Tambang, Kabupaten Kampar.

Menurut Muliati, dirinya dibentak-bentak dan diperlakukan tidak patut oleh Kepala KUA Tambang, Damilus. Kejadian ini bermula ketika Muliati pada pukul 9.00 WIB, Selasa (27/8/2019) kemarin, mendatangi Kantor KUA Tambang untuk berkonsultasi pernikahan anak kakaknya.

Di kantor KUA tersebut kata Muliati hanya ada Kepala KUA Damilus. Sehingga dirinya lamgsung menuju ruangan Kepala KUA tersebut. Setelah minta izin masuk dan mengucapkan salam, Muliati langsung menyampaikan masalah yang ingin dia konsultasikan.

Namun, dari awal, kata Muliati, Kepala KUA Tambang Damilus terkesan cuek seolah tidak mengharapkan kedatangan tamu.

Baca: Pemkab Kampar Sambangi 28 Panti Asuhan Semarakkan HUT RI ke-81

"Waktu itu Pak KUA masih sibuk dengan hanphone-nya," ujar Muliati dengan muka sedih.

Meski demikian, Muliati terus mengutarakan masalah yang ingin dia konsultasikan. Kepada Damilus, Muliati menjelaskan bahwa anak kakaknya, dua tahun lalu sudah melangsungkan pernikahan yang tidak direstui oleh orang tuanya. Pernikahan tersebut tidak tercatat di KUA alias nikah siri atau nikah di bawah tangan. Namun saat ini, orang tuanya sudah setuju dan merestui hubungan anaknya. Oleh sebab itu, kata Muliati, pasangan tersebut ingin nikah secara resmi di KUA Tambang.

Mendengar masalah yang diutarakan Muliati, Kepala KUA Tambang mengatakan dengan ketus dan mengeluarkan istilah istbath ke pengadilan. Muliati yang tidak paham istilah itu, lalu mengatakan bahwa sebelumnya dia pernah berkonsultasi ke staf KUA Tambang yang bernama Rudi bahwa tidak pakai istbath. "Kalau pun ada istbath, apa syarat dan bagaimana caranya," ujar Muliati.

Mendengar itu, Damilus justru semakin ketus dan emosi. Dan mengatakan tak perlu bawa-bawa nama stafnya ketika berkonsultasi ke dia. "Yang kepala Kantor KUA itu saya, bukan Rudi. Kok ibu sebut Rudi-Rudi terus. Saya sudah kasi jalan kok ibu tak bisa mengerti," ujar Damilus dengan nada keras ke Muliati.

Muliati mengaku tersulut emosi melihat sikap Kepala KUA yang tidak sesuai harapannya itu. Namun karena dia berhadapan dengan pejabat yang suatu saat akan berurusan soal pernikahan, dia berusaha untuk meredam emosinya. Dia keluar dari rungan KUA Tambang dengan sedih. Dan tak habis pikir mengapa seorang pejabat tidak melayani masyarakat dengan baik.

Baca: Bupati Kampar Hadiri Grand Opening RS Fanybella Medika, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Masyarakat

"Padahal saya sedang berpakaian dinas ASN. Sesama ASN aja begitu, apalagi dengan masyarakat biasa. Lagi pula saya ini perempuan, tak pantas dikasari seperti itu," ujar Muliati yang juga seorang guru di SMA I Tambang.

Kepada wartawan Damilus mengakui bahwa terjadi dialog yang agak panas antara dia dengan ibu Muliati. Hal itu terjadi lantaran ibu Muliati sering menyebut nama stafnya Rudi. "Saya tidak ada niat untuk mengasarinya. Suara saya memang keras. Ibu Muliati sering menyebut nama Rudi staf saya karena dia pernah berkonsultasi dengan Rudi. Saya katakan yang KUA itu saya bukan Rudi," ujar Damilus.

Damilus mengatakan bahwa dia merasa sudah memberikan pelayanan dengan baik dan menjawab pertanyaan dengan sesuai ketentuan. Tapi Muliati terkesan mendesak-desak dirinya. Hen



Terkait
Dolar AS Menguat, KAMMI Ibnu Batutah UNRI Peringatkan Dampak Nyata bagi Ekonomi Rakyat Riau
Dolar AS Menguat, KAMMI Ibnu Batutah UNRI Peringatkan Dampak Nyata bagi Ekonomi Rakyat Riau
Bayar Pajak Kendaraan tanpa KTP Pemilik, Pansus Optimal
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Khutbah Idul Fitri di Pekanbaru, Hendry Munief Ajak Mas
Lainnya
HMI Pekanbaru Soroti Green Policing, Polda Riau Dinilai Gagal Tangani Bencana Asap
HMI Pekanbaru Soroti Green Policing, Polda Riau Dinilai Gagal Tangani Bencana Asap
10 Tokoh Kampar Akan Dilakukan Vaksinasi Covid-19, Beri
Pejabat Telat Hadir, Pelantikan Anggota DPRD Lingga Mol
Sensasi India Tamil di Kota Medan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
Polemik Ijazah Gibran Memanas, PAN, Gerindra, PKB hingg
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pili