Vaksinasi Harus Terus Digesa, Presma UIR: Kapan Perlu Kami Siap Bantu
KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Polemik penyekatan jalan oleh Pemerintah menuai pro kontra dan tanggapan dari banyak pihak. Salah satu yang turut memberikan saran adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Riau (UIR).
Andes Wijanarko selaku Presiden UIR terpilih angkat bicara terkait penyekatan yang menyebabkan kemacetan di beberapa titik di Pekanbaru. Rekayasa lalu lintas ini diterapkan untuk membatasi ruang gerak masyarakat selama pemberlakuan PPKM Darurat.
Dengan adanya penyekatan ini diharapkan warga tidak melakukan perjalanan yang tidak perlu. Upaya ini dilakukan untuk meredam aktivitas atau mobilitas masyarakat dan mengondisikan agar masyarakat tetap berada di rumah sehingga membantu menurunkan potensi penularan Covid-19.
"Namun, pihak yang bertanggung jawab dengan lalu lintas ini harus mengatur tata kelola yang baik agar jangan sampai terjadi kemacetan.
Kita percaya bahwa pihak yang bertanggung jawab dengan lalu lintas ini mempunyai niatan penyekatan ini untuk mengurangi mobilitas masyarakat. Namun pihak terkait harus punya beberapa plan atau evaluasi rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan." ujar Andes.
Baca: Bupati Kampar Buka Festival Kreatif Lipatkain Season III: Harus Tumbuh Tanpa Mencabut Nilai Luhur
Presiden mahasiswa uir terpilih ini berharap agar pihak terkait mengatur ulang rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
"kita berharap agar rekayasa lalu lintas tersebut di atur ulang dan di Informasikan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kemacetan seperti yang sudah terjadi" tambah andes.
Andes juga mengatakan tingkat vaksinasi di Riau masih yang rendah. Namun saat ini menurutnya antusiasme masyarakat mulai tinggi seiring kebijakan PPKM diterapkan. Antusiasme warga untuk mengikuti vaksinasi mulai tinggi ini perlu peningkatan perihal penyebaran vaksinasi. Bagaimana masyarakat harus tetap dapat vaksin dengan begitu merata. Upaya mempercepat target 6,3 juta warga Provinsi Riau yang divaksin perlu melakukan sistem jemput bola.
"Salah satunya dengan menggelar vaksin Goes to School maupun di sudut pasar pasar yang ada di Riau. Saya rasa ini bisa membantu agar tersebarnya vaksin tanpa menimbulkan kerumunan dan tujuannya untuk menciptakan kekebalan kelompok" katanya lagi.
Presiden mahasiswa UIR terpilih ini juga menghimbau agar seluruh elemen bahu membahu untuk menangani pandemi Covid-19 di Riau. "Kita siap bahu membahu dengan semua elemen untuk mengentaskan covid di negeri kita. Jika memang dibutuhkan kami siap membantu untuk melaksanakan vaksinasi di berbagai titik di Riau" tutup Andes. ***
