Tunggakan BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Capai Rp40 Miliar Lebih

Mawardi Tombang
Kamis, 5 September 2019 09:26:26
BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh tanda tangani MoU dengan tiga daerah

Payakumbuh,KANALSUMATERA.com - Tunggakan iuran BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh yang membawahi Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Tanah Datar mencapai Rp40 miliar lebih.

"Limapuluh Kota Rp18 miliar lebih, Tanah Datar Rp17 miliar lebih, Payakumbuh Rp5 miliar lebih total Rp40.715.642.085 rupiah per tanggal hari ini," kata Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, Fristy Lahira Defivenni di Payakumbuh, Kamis.

Ia menjelaskan jangka waktu tunggakan paling besar mencapai 13 bulan, 15 bulan dan 24 bulan.

"Besarnya iuran per hari ini selain memang banyak peserta yang enggan membayar juga karena masih banyak peserta yang belum melakukan iuran karena limit pembayaran iuran setiap tanggal 10," jelasnya.

Sementara itu terkait kenaikan iuran, peserta BPJS Kesehatan di Kota Payakumbuh Masridar mengeluhkan kenaikan tarif iuran bulanan BPJS untuk peserta mandiri kelas I dan II yang telah diputuskan naik oleh pemerintah

"Kenaikan akan membebani peserta dan memperpanjang tunggakan," ujarnya.

Menurutnya kenaikan ini akan semakin memberatkan sehingga manfaat dari program ini bukan lagi untuk membantu masyarakat namun menjadi mempersulit masyarakat.

Peserta BPJS kelas II di Payakumbuh, Tito mengaku pasrah karena ia tak bisa berbuat apa-apa atas kenaikan tersebut.

"Selama ini saya dibayarkan oleh perusahaan tempat saya bekerja," ujarnya.

Seperti diketahui tarif iuran bulanan BPJS kesehatan untuk peserta mandiri kelas I dan II diputuskan naik, selain itu iuran bulanan peserta penerima bantuan iuran (PBI) yang iurannya dibayarkan penuh pemerintah juga naik. (*)

Lainnya
Juara Padang Open Turut Ramaikan Turnamen Archery Camp di Kuntu
Juara Padang Open Turut Ramaikan Turnamen Archery Camp di Kuntu
Ingat! 8 Jenis Pelanggaran Bakal Ditindak saat Operasi
Hingga Pertengahan September Tahun Ini, Penderita ISPA
Pemko Sabang Siapkan Lahan untuk Lahan Bandara Internas
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Nasional
Kemenag Uji Coba Sistem Gaji Terintegrasi, Update Data Pegawai Jadi Kunci: Juni Uji Coba
Kemenag Uji Coba Sistem Gaji Terintegrasi, Update Data Pegawai Jadi Kunci: Juni Uji Coba
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Ke
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Daerah
Hendry Munief Dorong Pariwisata Rohul Mendunia: Bentuls Komunitas Digital dan Viralkan Kontennya
Hendry Munief Dorong Pariwisata Rohul Mendunia: Bentuls Komunitas Digital dan Viralkan Kontennya
BBM Subsidi Langka,  Yasser Hamidi Desak Pertamina Ger
Sambut Hari Buruh, Pemkab Kampar Gelar Gerak Jalan Sant
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt