Hingga Pertengahan September Tahun Ini, Penderita ISPA Meningkat 15% di Pariaman

Mawardi Tombang
Selasa, 24 September 2019 08:57:11
OPD terkait membagikan masker pada pengendara yang lewat depan Balaikota Pariaman.

PARIAMAN,KANALSUMATERA.com - Asisten Perekonomian Setdako Pariaman, Sumiramis di Ruang Rapat Wakil Walikota mengatakan menyikapi kabut asap yang semakin menebal maka sekolah diliburkan dari tgl 23 s/d 26 September.

"Mengacu pada informasi dari BMKG Bukit Kototabang, bahwa hasil rekaman keadaan udara sudah mencapai level berbahaya, yakni mencapai angka 458 pada pukul 09.00 Wib tadi pagi. Angka ini meningkat tajam jika dibandingkan pada pukul 06.00 pagi tadi yakni 253," ujarnya Senin (23/09).

Masih menurut informasi dari BMKG bahwa arah angin menuju Sumbar sehingga kabut asap dari Riau dan Jambi semakin tebal di Kota Pariaman dan ini diperkirakan meninggkat hingga siang hari.

"Untuk itu kami mengambil kebijakan dengan meliburkan anak sekolah mulai dari tingkat PAUD/TK hingga SMA/SMK dari hari ini 23 s/d 26 September 2019. Setelah itu akan kita lihat perkembangan keadaan udara di Kota Pariaman, jika masih berbahaya akan kita perpanjang masa libur ini," lanjutnya dihadapan sejumlah kepala OPD.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Sementara itu Kadis Kesehatan Kota Pariaman, Syahrul mengatakan bahwa Pemko Pariaman melalui SOPD terkait akan membagikan 20 ribu masker kepada masyarakat Kota Pariaman.

"Dalam seminggu terakhir kami telah membagikan 30 ribu masker kepada masyarakat baik di jalan, pasar hingga ke sekolah-sekolah. Dan hari ini akan kita bagikan lagi sekitar 20 ribu masker kepada masyarakat yang melintas di Simpang Tabuik, Simpang Jati, Pasar Pariaman dan Pasar Kuraitaji dan beberapa titik strategis lainnya," terang Kadis yang juga Ketua PMI Kota Pariaman ini.

Ia melanjutkan, Dinas terus melakukan imbauan kepada masyarakat dan membagikan selebaran melalui puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Pariaman agar masyarakat mengurangi aktifitas di luar ruang dan menganjurkan tetap memakai masker jika di luar ruangan.

Dinkes Kota Pariaman mencatat terjadi penigkatan angka kasus ISPA di Kota Pariaman. Hingga pertengahan bulan September 2019 ini telah mencapai 700 kasus, jika dibangdingkan dengan angka pada bulan Juli 900kasus dan bulan Agustus hanya 1000. Artinya pada pertengahan bulan ini sudah terjadi peningkatan hingga 15 persen. (war)



Terkait
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta J
Lainnya
Wali Kota Pekanbaru Tegaskan HGB Ruko STC Tak Bisa Diperpanjang, Ini Alasannya
Wali Kota Pekanbaru Tegaskan HGB Ruko STC Tak Bisa Diperpanjang, Ini Alasannya
Benahi Infrastruktur, Pemko Batam Tingkatkan Daya Tarik
Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ginda Serah
Sumur Minyak Ilegal Meledak di Jambi, Satu Orang Terbak
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket