Syahrul Aidi Maazat: Nilai Kearifan Lokal Mengokohkan Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara
KANALSUMATERA.com -Riau - Untuk Empat Pilar Kebangsaan yang dimiliki bangsa Indonesia menjadi acuan lengkap kehidupan berbangsa dan bernegara sebagaimana diamanahkan para pendiri bangsa.
Hal itu disampaikan oleh Anggota MPR/DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazar Lc Maazat Lc MA di hadapan tokoh masyarakat kota Bangkinang Kabupaten Kampar pada Selasa (09/09/2025).
“Nilai-nilai Pancasila sebagai jiwa kita, UUD 1945 sebagai aturan yang harus dipatuhi, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai perekat kita, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai kekuatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Dr. Syahrul Aidi di hadapan para tokoh.
Pernyataan itu disampaikan Lestari pada acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di depan tokoh masyarakat Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar. Menurut Syahrul Aidi, dalam menghadapi dinamika global dan disrupsi teknologi, dibutuhkan kesadaran bersama untuk berpegang teguh pada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pondasi kehidupan.
Baca: Tindaklanjuti SE Kemendagri: Selain WFH, Bupati Kampar Juga akan Bersepeda ke Kantor Setiap Jumat
Nilai Kearifan Lokal dan Persatuan
Nilai-nilai kearifan lokal Provinsi Riau seperti Batobo (Gotong Royong) di Kabupaten Kampar harus terus dijaga dan dibangkitkan. Karena negara ini dibangun oleh nilai-nilai kearifan lokal seluruh negeri di Indonesia.
"Menjaga Nilai kearifan lokal menjadi wujud nyata bagaimana menjaga pondasi negara Indonesia. Karena negara ini hadir sebagai implementasi kearifan lokal masyarakatnya" kata Syahrul Aidi.
Maka dia mengharapkan, nilai kearifan lokal harus terus dihidupkan untuk membangkitkan solidaritas, toleransi, serta kepedulian di antara sesama anak bangsa. Maka dia mengajak setiap elemen bangsa menjaga nilai-nilai kearifan lokal masing-masing.
