Sejumlah Guru di Kota Pekanbaru Alami Penundaan Vaksin Akibat Komorbid

Mawardi Tombang
Rabu, 2 Juni 2021 20:46:30

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru- Sejumlah guru mengalami penundaan vaksinasi Covid-19. Pasalnya mereka memiliki penyakit penyerta atau komorbid yang sehingga mengakibatkan vaksinnya ditunda.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mendata jumlah guru yang belum divaksin Covid-19 mencapai ribuan.

Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas menyebut pihaknya mengusulkan sebanyak 11.000 guru yang ada di Pekanbaru untuk penyuntikan vaksin.

"Ada sekitar 10 persen yang belum vaksin. Karena ada yang sakit, tensi naik, yang gula tinggi yang jantung segala macam ini yang belum," kata Ismardi, Rabu (2/6/2021).

Menurut Ismardi, ribuan guru yang belum disuntik vaksin ini hanya mengalami penundaan sementara hingga kesehatan nya membaik dan memenuhi syarat vaksin.

Baca: Pemko Gencarkan Edukasi Bahaya HIV/AIDS bagi Pelajar MAN 2 Pekanbaru

Kemudian, ia memastikan untuk guru yang sehat telah tuntas di vaksin sepenuhnya. Dan berharap guru yang belum di suntik vaksin agar bisa segera melakukan vaksinasi.

Ismardi menargetkan sebelum tahun ajaran baru pada pertengahan Juli 2021 seluruh guru telah tuntas di vaksin.

"Karena ada rencana kementerian pendidikan dan kebudayaan untuk membuka seluruh jenjang pendidikan pada tahun ajaran besok. Makanya vaksin ini harus kita selesai kan untuk guru," ujarnya.

Baca: Peduli Generasi Emas, PT Musim Mas Bangun 3 Ruang Kelas TK di Pesaguan

Sumber: pekanbaru.go.id



Terkait
Pemko Pekanbaru Siapkan Outbound Akbar dan Pembekalan bagi Lebih dari 3.000 Ketua RT/RW
Pemko Pekanbaru Siapkan Outbound Akbar dan Pembekalan bagi Lebih dari 3.000 Ketua RT/RW
Bea Cukai Pekanbaru Didesak Ungkap Aktor Utama Peredara
Kepala Diskominfotiksan Kampar Terima Telkomsel Region
Jelang Hari Jadi Kampar ke-76, Hendri Domo Desak Perbai
Lainnya
Diduga Ada Pungli di MAN 1 Pekanbaru, AMPHR Desak Kemenag Riau Lakukan Investigasi
Diduga Ada Pungli di MAN 1 Pekanbaru, AMPHR Desak Kemenag Riau Lakukan Investigasi
Terjadi Kasus Perundungan di Sekolah, Kadisdik Sebut SM
Jangan Sepelekan Bahaya Kabut Asap, Selain ISPA, Warga
Wisatawan Lokal Tenggelam di Pantai Tureloto Nias Utara
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi