Romi Apriansyah, Tegar dan Tabah Menghadapi Deraan Pembengkakan Jantung

Mawardi Tombang
Selasa, 27 Agustus 2019 12:37:50
Erna memperlihat anaknya Romi yang mengalami sakit pembengkakan jantung di rumahnya

Kanalsumatra.com - Mulutnya hanya diam dan sangat irit mengeluarkan kata-kata. Ia adalah Romi Apriansyah (12), bocah penduduk Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat yang sudah tiga tahun terakhir didera penyakit pembengkakan jantung sehingga butuh uluran tangan para dermawan.

Anak kedua dari empat bersaudara itu hanya bisa pasrah dan mohon doa untuk kesembuhan serta kelanjutan pengobatannya karena sudah beberapa bulan terakhir belum bisa bertolak ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh karena ketiadaan dana. "Biasa saja," ujar Romi yang kini duduk kelas VI SDN 2 Meulaboh singkat saat sejumlah wartawan mendatangi rumahnya, Minggu (25/8) sore.

Meski kedua kakinya sudah membengkak dan denyut jantung semakin kuat, Romi tak mengeluh. Ia hanya diam saja dan cuma sesekali merintih menahan sakit. Dampak deraan penyakit itu, sudah beberapa hari, ia tidak bersekolah. Penyakit tersebut memang sempat berkurang beberapa bulan silam ketika rutin berobat ke Banda Aceh.

Erna Sri Yuliantio dan Hasnawi, orangtua dari Romi menuturkan, anaknya didera penyakit pembengkakan jantung sejak kelas III SD. Hingga kini, sudah tak terhitung Romi bolak balik berobat ke RSUZA. "Seharusnya setiap bulan disuntik. Tapi sudah tiga bulan ini tidak dilakukan karena ketiadaan dana untuk saya bawa dia ke Banda Aceh," ujar Erna yang kini baru membuka usaha kecil-kecilan di desa itu untuk membiayai hidup keluarga mereka.

Diceritakannya, selain ke Banda Aceh, Romi juga sudah beberapa kali berobat dan dirawat di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh. Namun begitu, ia berharap, tetao bisa membawa kembali anaknya ke RSUZA untuk mendapat pengobatan kembali. "Mohon doa demi kesembuhan anak saya," ujar Hasnawi yang sambil terisak.

Di saat pengobatan anaknya yang terkendala dana, beban pasangan Erna Sri Yulianto dan Hasnawi justru semakin berat. Pasalnya, sudah delapan bulan ini, Hasnawi terkena penyakit stoke sehingga semakin sulit untuk bekerja. Erna mengungkapkan, dulu suaminya masih bisa menutupi kebutuhan hari-hari, termasuk membawa anaknya berobat ke Banda Aceh meski dengan cara berutang. Namun sejak Hasnawi didera penyakit stroke, keluarga miskin itu semakin terkendala dalam hal pendanaan. "Kalau bantuan dari pemerintah, selama ini belum pernah kami terima. Kalau dibantu kami sangat berterima kasih," ucap Erna.

Akan koordinasi

Sementara itu, sejumlah warga pada Minggu kemarin, ikut mendatangi rumah Hasnawi dan Erna di Desa Suak Indrapuri. Di antaranya para mahasiswa dan anggota TP2TPA (Tim Pemberdayaan Perempuan Terpadu Perlindungan Anak) Aceh Barat. Turut juga hadir, Keuchik Suak Indrapuri, Rosni Fianti Mala.

Tim TP2TPA, Yuma Herni mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas teknis seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak terkait pengobatan Romi dan Hasnawi. Yuma berharap, pengobatan Romi bisa berlanjut sehingga penyakitnya semakin berkurang.

“Apalagi melihat kondisi perekonomian yang dialami keluarga Romi sangat kurang mampu, serta ayah dari Romi juga didera penyakit stroke. Jadi, kita akan bahas soal ini besok (Senin-red). Minimal rujukan harus segera dilakukan," ucap Yuma.



Lainnya
Hendry Munief: Empat Pilar MPR RI adalah Penyangga Utama Keutuhan Bangsa
Hendry Munief: Empat Pilar MPR RI adalah Penyangga Utama Keutuhan Bangsa
Reses DPRD Propinsi Riau Syamsurizal Janji Akan Perjuan
Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Pessel Berikan Ba
Operasi Zebra Singgalang, Ditlantas Polda Sumbar: Pelan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pendidikan
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Kwarda Riau Buka Kursus Pelatih Pramuka Mahir Dasar, Di
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Nasional
Mensesneg Prasetyo Hadi Sebut Dugaan Penyadapan Presiden oleh Listyo Sigit Mengarah ke Makar
Mensesneg Prasetyo Hadi Sebut Dugaan Penyadapan Presiden oleh Listyo Sigit Mengarah ke Makar
Kapolri Larang Polisi Gunakan Vape, Pelanggar Terancam
Kasus Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Berujung Pen
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I