Ribuan Bungkus Mi Instan dari Kapal Karam di Karimun

Mawardi Tombang
Jumat, 16 Agustus 2019 13:51:39
Warga memungut ribuan bungkus mi instan yang mengapung usai KM Usaha Bersama karam di Pelabuhan Dwikora, Karimun

Karimun, KANALSUMATERA.com - Kapal Motor (KM) Usaha Bersama karam saat bersandar di Pelabuhan Dwikora, Kundur, Kabupaten Karimun pada Jumat (16/8/2019).

Namun, kapal itu tidak tenggelam seluruhnya, hanya setengah saja. Bagian atas kapal masih berada di atas permukaan laut.

Akibatnya, muatan kapal berupa barang-barang kebutuhan pokok dan sejumlah material bangunan tak bisa diselamatkan.

Pemandangan mencolok terlihat dari ribuan bungkus mie instan yang diangkut kapal itu terapung di pelabuhan.

"Kapal itu karam saat masih sandar di pinggir pelabuhan rakyat di Dwikora. Saat saya sampai, di sana orang sudah ramai," ujar warga setempat, Pri.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

Dari informasi yang didapat, dugaan penyebab karamnya kapal tersebut karena bocor. Air mulai masuk ke seluruh bagian kapal lalu karam.

"Kapal tidak tenggelam sepenuhnya, hanya setengah dari bagian kapal, tapi seluruh lambung terendam," katanya.

Warga yang berada di lokasi itu, mengambil makanan yang telah hanyut, sebab tak bisa lagi diselamatkan. "Barang-barang tak bisa diselamatkan. Sembako yang hanyut seperti mi instan diambil warga sekitar untuk dimanfaatkan," ujarnya.

KM Usaha Bersama merupakan sarana pengangkut sembako untuk dikirimkan ke daerah tetangga di Pulau Burung, Provinsi Riau.



Terkait
Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan
Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengenda
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tam
Lainnya
Wawako Pekanbaru Temui Hendry Munief di DPR RI, Perjuangkan Hibah Aset Pemerintah Pusat
Wawako Pekanbaru Temui Hendry Munief di DPR RI, Perjuangkan Hibah Aset Pemerintah Pusat
Usai Terpilih, Pengurus PERTI Kampar Akan Gelar Rakerca
Wako Padang Panjang Minta Inspektorat Jeli Lakukan Revi
46 Kali Gempa di Gunung Anak Krakatau Terjadi Selama 12
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Nasional
Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Puan Minta Kekuatan APBN Dikaji
Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Puan Minta Kekuatan APBN Dikaji
HUT ke-81 TNI Batal di Monas, Upacara Dipindah ke Mabes
UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Aturan Baru Penguasaan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I