Puskesmas Tutup, Tokoh Muda Kampar Kiri Hulu Harap Pemerintah Perhatikan Hal Ini
KANALSUMATERA.com - Bangkinang - Salah seorang pemuda Kampar Kiri Hulu Sutrisno SH, meminta pemerintah perketatkan lagi penanganan Covid-19 yang ada di Kecamatan. Ia berharap pemerintah lebih aktif lagi mensosialisasikan program protokol kesehatan kepada warga Kampar Kiri Hulu.
Terpaparnya Covid-19 salah satu tenaga medis di lingkungan Puskesmas Kampar Kiri Hulu, dengan cepatnya kepala dinas Kabupaten Kampar mengambil kebijakan untuk menutup Puskesmas I dan mengalihkan ke Puskesmas terdekat, dengan upaya memutus penularan covid-19 pada masyarakat Kampar Kiri Hulu.
"Dari kebijakan itu saya sepakat, saya support. Tapi saya berharap pemerintah lebih aktif lagi membuat Puskesmas keliling. Seperti menggunakan mobil, walaupun kita tidak melakukan pelayanan di Puskesmas, tapi kita sudah punya kendaraan yang bisa memeriksa kesehatan di setiap kalangan masyarakat" ujar Sutrisno saat dihubungi pada Senin (28/9/2020).
Pelayanan kesehatan dialihkan ke kecamatan Kampar Kiri yang berada di Kenegerian Lipat Kain. Dengan jarak tempuh yang terbilang sedikit jauh, setengah perjalanan menunggangi sampan. Tentu hal ini berkemungkinan masyarakat Kampar Kiri Hulu sulit menjangkau pengobatan yang ada di Kecamatan Kampar Kiri (Lipat Kain).
Dengan demikian, tentu masyarakat memikir bagaimana mengakses pelayanan kesehatan yang terbilang rumit dan sedikit jauh. Tambah lagi dengan kondisi keuangannya yang relatif rendah, harus memikirkan medan perjalanan melewati perairan sungai ke tempat pelayanan yang baru.
Baca: Kadis PUPR Kampar Bantah Masjid Islamic Center Bangkinang Bocor Usai Direnovasi: Dari Drain AC!
Maka dari itu, Sutrisno meminta pemerintah segera cepat tanggap atas permasalahan ini. Beliau berharap pemerintah mengupayakan memberi alternatif pelayanan kesehatan atau menghadirkan puskesmas keliling terhadap masyarakat kampar kiri hulu.
"Karena masyarakat kita yang mereka akan pergi ke Lipat Kain untuk berobat, itu semua tidak mempunyai kendaraan pribadi dan tidak semua memiliki dana. Sebaiknya kebijakan pemerintah membuat Puskesmas keliling, karena kita mempunyai anggaran dasar dan anggaran kesehatan. Kebijakan sebaiknya seperti itu menurut saya" terang Sutrisno SH. selaku tokoh pemuda asal kenegerian Terusan.
Sutrisno juga menyampaikan kepada pemerintah, untuk lebih memperhatikan ekonomi masyarakat Kampar Kiri Hulu di masa pandemi ini. Ia beranggapan kelangsungan hidup masyarakat itu jauh lebih penting. Beliau khawatirkan pemerintah terus menyeru agar menerapkan protokol kesehatan, tetapi perekonomian masyarakat terabaikan.
"Ni pemerintah jangan prihatin masyarakat masalah corona-corona saja. Prihatin juga ekonomi masyarakat yang turun saat ini. Apalagi udah banyak sekarang yang di-PHK dan dirumah-kan. Karena bagaimanapun kelangsungan hidup masyarakat itu diutamakan." tegas Trisno kepada wartawan Inforiau.co. mal
