Polda Sumut Bidik Dugaan Kebocoran PAD Kota Medan

Amar
Minggu, 16 Desember 2018 12:56:58
Irjen Pol Agus Andrianto, Kepala Kepolisian daerah Sumatera Utara.

Medan, KANAL SUMATERA.COM - Dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan sedang dalam bidikan Polda Sumatera Utara (Sumut). Hasil analisa, dari potensi PAD di tahun 2018 sebesar Rp139 miliar, penerimaan per Oktober hanya mencapai Rp8-9 miliar.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menilai hal tersebut sangat tak wajar. Karena itu persoalan PAD Medan 2018 yang anjlok itu kini menjadi perhatiannya.

"Kami sedang menyelidikinya. Kenapa bisa begitu. Pemerintah daerah ini kan perpanjangan tangan pemerintah pusat. Intinya bagaimana masyarakat bisa merasakan kehadiran negara di dalam kehidupan mereka,” ujarnya, Jumat (14/12/2018).

Kapolda juga menyinggung soal dugaan penyelewengan pajak dan retribusi dari sejumlah pos-pos pemasukan daerah. Seperti pajak reklame, IMB bahkan pemasukan dari retribusi perparkiran.

"Data terakhir yang kami dapat, dari target pemasukan IMB pada 2018 sebesar Rp147 miliar, sampai November baru Rp23 miliar. Ada sekira Rp124 miliar potensi yang lost,” katanya.

Selain itu dijabarkannya, dari potensi target pajak reklame Rp107 miliar, yang baru diserap hanya Rp12 miliar. Artinya ada potensi lost Rp95 miliar. Selanjutnya potensi PAD perparkiran Rp43,8 miliar, yang diserap hanya Rp16,8 miliar dengan potensi lost Rp27 miliar.

“Padahal ini kan kalau bisa diserap dengan baik bisa digunakan untuk masyarakat," ucapnya.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtama menambahkan, pihaknya sudah mengimbau secara persuasif dan akan melakukan tindakan tegas terkait dugaan penyelewengan yang berpotensi menyebabkan kebocoran PAD.

"Sebelumnya kami melakukan OTT soal pajak permainan dan pajak restauran. Pertama kami berikan imbauan untuk berbenah. Kalau tidak mau ya dicubit, kalau enggak berubah juga ya kami tindak," ujarnya.

Menurutnya, sejumlah penyelewengan penyebab kebocoran PAD ini disebabkan adanya tangan-tangan tak terlihat dan tersentuh yang ‘bermain’. "Ada banyak invisible hand yang bermain di sana. Makanya itu yang menyebankan kebocoran-kebocoran tadi terjadi," katanya.

Diketahui, untuk Kota Medan sudah ada 2.408 reklame tak berijin yang ditindak. Tersisa 600 hingga 700 reklame besar yang berjalan untuk ditertibkan. Modus yang dilakukan para pengemplang pajak reklame itu yakni dengan memajang foto-foto pejabat daerah.

"Tujuannya agar reklame-reklame bermasalah itu tidak ditertibkan. Nah, hal ini sedang kami selidiki dan akan dicari siapa yang bertanggung jawab, mulai penyedia hingga penggunanya," ucapnya.

Rony menyebutkan, pos-pos yang menjadi potensi penyelewengan PAD ini di antaranya pendidikan, kesehatan, pelayanan terpadu, dinas sosial, Badan Lingkungan Hidup (BLH), kebersihan, dan Pekerjaan Umum (PU).

"Dalam program 100 hari Kapolda Sumut, beliau sudah menegaskan dan mengingatkan Pemkot Medan jangan sampai ada penyelewengan, jika tidak akan ditindak," tuturnya.



Lainnya
Perbaikan Lima Ruas Jalan di Pekanbaru Dibantu Pemprov Riau
Perbaikan Lima Ruas Jalan di Pekanbaru Dibantu Pemprov Riau
Disenggol Truk Hingga Hilang Kendali, Pengemudi Motor T
Dua Pekan Prajurit Kostrad Berjibaku Padamkan Kebakaran
Gandeng Investor Taiwan, Lampung akan Bangun Pabrik Gul
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Nasional
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Berangkat Akibat Penutupan Bandara Riyadh
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Berangkat Akibat Penutupan Bandara Riyadh
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai
Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koor