Pertamina Beri Sinyal Konsumsi Premium di Luar Perkiraan

Mawardi Tombang
Rabu, 9 Oktober 2019 09:43:42
Konfrensi Pers Polda Kepri dan Pertamina terkait kelangkaan BBM jenis Premium di Batam.

Batam, KANALSUMATERA.com - Antrean panjang kendaraan terlihat di beberapa SPBU di Batam. Para pemilik kendaraan menumpuk di SPBU yang masih tersedia stok BBM jenis Premium. BBM jenis ini kerap mengalami kekosongan di banyak SPBU

Ada kabar jika kuota BBM yang disalurkan ke Kepri dikurangi Pertamina. Namun Marketing Branch Manager Pertamina Batam, Awan Suharjo dalam konfrensi pers di Mapolda Kepri menepis isu tersebut.

"Berdasarkan data yang dihimpun bahwa penyaluran Pertamina di atas dari pada kuota penyaluran yang telah ditetapkan," ujarnya, Selasa (8/10/2019) siang.

Ia mengisyaratkan jika konsumsi premium selama ini di luar perkiraan. Salah satunya banyak mobil-mobil yang diperkirakan harusnya mengkonsumsi Pertalite justru banyak yang antre Premium.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

Awan menjelaskan penyebab kelangkaan premium yang terjadi, salah satunya akibat banyaknya mobil-mobil keluaran baru (dianjurkan pakai pertalite) yang ikut mengantre di antrean premium.

Padahal dalam manual book (buku panduan), dari kendaraan itu sudah disebutkan bahwa BBM yang harusnya diisi minimal sudah RON 90.

Seperti diketahui, kendaraan yang disarankan untuk menggunakan Pertalite dengan kadar oktan Reasearch Octane Number (RON) 90 adalah transportasi dengan rasio kompresi yang tinggi antara sembilan dan sepuluh.

Pada dasarnya Pertalite dibuat untuk memenuhi spesifikasi teknologi kebanyakan mobil-mobil masa kini, seperti MPV kelas menengah.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

"Kita sudah mengedukasi kepada petugas SPBU, bahwa kendaraan-kendaraan dengan nomor resi sekian itu seharusnya mengisi (jenis BBM) sesuai dengan nomor resinya," ucapnya.

Namun Awan beralasan bahwa, apa yang terjadi di lapangan sangat berbeda. Dia menyebutkan, banyak pengendara mobil menentang petugas kalau seharusnya mereka tidak mengisi di antrean premium.

"Ketika petugas SPBU itu melarang, terjadi banyak friksi dari pembeli. Ketika disampaikan, bapak mobil bapak Inova, kompresinya sekian, harusnya bapak mengisi ini. Kamu jangan banyak cakap, saya lebih pintar. Jadi seperti itulah yang banyak terjadi. Jadi ada friksi lah di lapangan," kata Awan.

Pihaknya mengakui baru tahap edukasi "Ya kami baru dalam tahapan edukasi saja," katanya lagi.

Baca: Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah

Menanggapi kelangkaan BBM itu, Direskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Rustam Mansur mengatakan pihaknya merespon apa yang menjadi keluhan masyarakat. Ada semacam kecemasan terhadap alokasi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Batam.

Rustam menegaskan bahwa Ditreskrimsus Polda Kepri terus berkomitmen apabila ditemukan pelanggaran dalam penyaluran BBM, yang diperuntukan untuk masyarakat akan dilakukan penindakkan sesuai dengan ketentuan hukum dan jenis pelanggarannya.

Untuk diketahui, data penyaluran Premium dari Januari sampai dengan Agustus sebanyak 211.210 Kilo Liter dan Solar sebanyak 117.225 Kilo Liter periode Januari sampai dengan September.



Terkait
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Bupati Kasmarni Komitmen Wujudkan KLA dengan Berbagai Inovasi dan Anggaran Besar
Bupati Kasmarni Komitmen Wujudkan KLA dengan Berbagai Inovasi dan Anggaran Besar
Syahrul Aidi Salurkan Dana Aspirasinya Untuk Pembanguna
Besok Rudi Dilantik Jadi Kepala Ex Officio BP Batam
BBPOM Pekanbaru Sita Ribuan Kosmetik Ilegal
Hukum
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan