Penanganan Kasus Stunting dan Gizi Buruk Salah Satu Fokus Utama RSUD Bangkinang

Mawardi Tombang Islami
Selasa, 21 November 2023 14:03:27
Plt. Kepala Seksi Pelayanan Medik dan Penunjang Medik mewakili Plt. Direktur RSUD Bangkinang saat meninjau pasien stunting

Bangkinang - Ruang nomor 4 Usman Bin Affan RSUD Bangkinang siang itu ramai dengan suara anak. Setidaknya ada 4 orang anak Balita yang lari naik turun tempat tidur rumah sakit dengan riang gembiranya.

Dua diantara mereka yaitu Arif Rahman (4,5 tahun) dan Khalid Rahman (2,5 tahun), kebetulan saat itu Khalid sedang tidur pulas. Sementara abangnya Arif bermain dengan kawan sebaya. Sepintas kedua anak riang, badannya sehat tanpa terlihat ada gejala penyakit atau lainnya.

Namun begitu, ternyata kita tidak bisa mengukur dengan penglihatan kasat mata saja. Faktanya kedua anak tersebut merupakan anak dengan kondisi menderita stunting. Untung pencegahan dari pihak relawan posyandu hingga puskesmas cepat sehingga dapat dilakukan tindakan tepat waktu.

Beberapa hari lalu, redaksi kanalsumatera.com bertemu dan berbincang dengan kedua orang tua anak tersebut yaitu bapak Khairul (42 tahun) dan ibu Indah Wati (42 tahun) di ruang rawat inap kedua adik beradik ini. Kunjungan itu didampingi oleh dr. Dini Ariesta Pamela sebagai Plt. Kepala Seksi Pelayanan Medik dan Penunjang Medik. Sambil santai dan santap siang, bapapk Khairul dan istri melayani redaksi berbincang bagaimana kondisi anak tersebut terakhir kalinya.

Baca: Percepat Akses Pelabuhan Sungai Duku, Pemko Pekanbaru Mulai Overlay Jalan Tanjung Batu

Ket. Foto: dr. Faradillah saat melakukan visitasi pasien stunting

Bapak Khairul yang sehari-hari berprofesi sebagai supir antar provinsi ini (beserta istri) tidak menyangka bahwa anaknya menderita gizi buruk. Dia mengetahui hal itu dari istri yang diberitahu oleh bidan Desa Tanjung Rambutan. Saat itu dia berada di luar dalam sebuah urusan pekerjaan. Agar kedua adik beradik mendapatkan penanganan yang lebih serius, mereka mengizinkan anaknya dibawa oleh pihak Puskesmas Air Tiris untuk menjalani perawatan di RSUD Bangkinang. Kedua adik beradik itu ditangani langsung oleh dr. Faradillah sebagai dokter spesialis anak.

Setelah tiga pekan menjalani perawatan, kondisi Arif dan Khalid sudah sangat menggembirakan. Wajahnya makin berisi, senyum makin riang. Awal penanganan, berat badan Arif adalah 12,2 kg sementara itu pada pekan ketiga perawatan sudah mencapai berat 12,47 kg sedangkan targetnya adalah 13,2 kg. Menurut dr. Dini, Arif target berat badan Alif yang ideal tersebut akan tercapai pada pekan keempat perawatan.

Sementara itu Khalid begitu juga, awal penanganan berat badannya adalah 8,4 kg dan pada pekan ketiga penanganan sudah mencapai 9,75 kg sedangkan targetnya adalah 9,8 kg. Diperkirakan dalam pekan ketiga tersebut berat badan ideal akan tercapai.

Orang tua Arif dan Khalid merasa puas dengan pelayanan RSUD Bangkinang. Perawatan, kunjungan dokter, pemberian obat dan makanan tambahan yang sesuai dengan harapan mereka.

Baca: Bupati Kampar Lantik Pengurus KBKK Batam, Tegaskan Perkuat Solidaritas dan Kontribusi bagi Daerah

Ket. Foto: Perawat saat meninjau perawatan pasien stunting

dr. Dini menerangkan alur penanganan gizi buruk dan stunting. Dia menyebut alur pelayanan gizi buruk dan stunting melalui IGD dan poli anak. Pasien yang datang dari IGD akan didampingi oleh keluarga atau dinas kesehatan akan dilakukan pemeriksaan. Jika diperlukan penanganan lebih lanjut akan dilakukan dengan rawat inap.

Untuk penanganan gizi buruk dan stunting, saat ini RSUD Bangkinang telah memiliki 3 orang dokter spesialis anak. Kondisi kesehatan akan diukur semuanya. Mulai dari tinggi badan, berat badan hingga penyakit lainnya yang memungkinkan menimbulkan penyakit tersebut muncul. Setelah berat badan telah tercapai maka baru pasien tersebut akan dipulangkan. Selain ditangani oleh dokter spesialis anak, pasien juga akan dirawat oleh ahli gizi profesional yang dimiliki RSUD Bangkinang.

Saat ditanyakan apakah pernah ada kasus RSUD Bangkinang memberikan rujukan ke rumah sakit yang lebih, dalam perawatan anak penderita stunting dan gizi buruk, dr. Dini menerangkan untuk kasus stunting dan gizi buruk tuntas dilakukan penanganan di RSUD Bangkinang. Namun pernah ada kasus anak tersebut diberikan rujukan ke rumah sakit khusus karena anak tersebut mengalami penyakit lainnya yaitu penyakit jantung.

Baca: Dinkes Riau Dorong Penguatan Anggaran Daerah dan Desa Cegah Kasus HIV, TBC, Malaria


Plt. Direktur RSUD Bangkinang dr. Delfan Syukri dihubungi terpisah menyatakan bahwa penanganan stunting dan gizi buruk adalah salah satu prioritas RSUD Bangkinang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Kampar. Semenjak kasus stunting mencuat dan ada arahan secara nasional, RSUD Bangkinang terus meningkatkan kemampuan fasilitas dan SOP dalam penanganannya.

Kemudian, RSUD Bangkinang katanya, terus melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, puskesmas tingkat kecamatan se-Kabupaten Kampar. Jalur koordinasi yang aktif memungkinkan tindakan penanganan dilakukan dengan cepat. (Adv)



Terkait
Dukung Wisata Kampar di API 2026, Bupati Kampar Tinjau Destinasi dan Infrastruktur Pendukung
Dukung Wisata Kampar di API 2026, Bupati Kampar Tinjau Destinasi dan Infrastruktur Pendukung
9 Pustaka Desa di Kampar Dinilai, Siap Bersaing ke Lomb
Hendry Munief Sosialisasi Empat Pilar di Siak, Dorong K
Hendry Munief Kontak Menteri Pariwisata Minta Segera Te
Lainnya
Momen Ramadhan PKS Inhil Gelar Bazar Sembako Murah untuk Masyarakat: Komitmen untuk Hadir!
Momen Ramadhan PKS Inhil Gelar Bazar Sembako Murah untuk Masyarakat: Komitmen untuk Hadir!
Pemkab Rohil Kembali Lantik 8 Penjabat Penghulu di Keca
Memperebutkan Piala Bergilir, Camat Sukajadi Pekanbaru
Disenggol Truk Hingga Hilang Kendali, Pengemudi Motor T
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Nasional
UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Aturan Baru Penguasaan Tanah
UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Aturan Baru Penguasaan Tanah
Hendry Munief Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik Dikemb
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Me
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik