Pemko Pekanbaru Siap Diperiksa BPK RI Terkait Kinerja Vaksinasi dan Pendidikan Vokasi
KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru H. Muhammad Jamil MAg MSi mengikuti entry meeting pemeriksaan kinerja vaksinasi dan pendidikan vokasi pada Pemerintah Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, dan instansi terkait lainnya yang ditaja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI secara virtual yang bertempat di Lantai 4 ruang rapat Sekda, Senin (11/10/2021).
Program pemeriksaan kinerja dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan BPK pada Pemprov Riau dan Pemerintah Kota Pekanbaru merupakan sebuah usaha, tindakan dan kegiatan yang bertujuan untuk memantau sejauh mana perencanaan dan penganggaran serta keselarasan antara perencanaan daerah dengan pusat. Pemeriksaan ini dilakukan selama 30 hari kalender, mulai 11 Oktober sampai 15 November 2021.
Menanggapi hal tersebut, Muhammad Jamil mengatakan telah siap untuk menerima pemeriksaan yang akan dilakukan oleh BPK RI tersebut.
"Pada prinsipnya kami siap untuk menerima tim pemeriksa BPK RI Provinsi Riau untuk pemeriksaan lanjutan terkait dengan pelaksanaan vaksinasi yang ada di Kota Pekanbaru," tuturnya.
Baca: Khutbah Idul Fitri di Pekanbaru, Hendry Munief Ajak Masyarakat Merajut Tenun Persaudaraan
Ditambahkannya lagi, Muhammad Jamil juga meminta terhadap OPD yang terkait agar menyiapkan dokumen-dokumen pendukung yang dibutuhkan dan yang terkait pelaksanaan vokasi yang ada di Kota Pekanbaru.
"Kami akan menyiapkan dan menyerahkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, kami bekerjasama dengan OPD terkait dan Dinas Kesehatan yang sudah melaksanakan vaksinasi ini khususnya di Kota Pekanbaru," kata Jamil.
Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau atas dukungan yang diberikan terkait pelaksanaan vaksinasi di Kota Pekanbaru.
"Alhamdulillah dukungan dari Provinsi Riau kepada Kota Pekanbaru terhadap pelaksanaan vaksinasi ini sangat luar biasa, dimana Kota Pekanbaru diberikan pasokan vaksin yang luar biasa sehingga sampai sekarang untuk pelaksanaan vaksinasi di Kota Pekanbaru sudah mencapai 70 persen", ungkap Jamil.
Baca: Sinergi Pusat dan Daerah, Pj. Sekda Kampar Hadiri Konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis
Di kesempatan yang sama, Mas Agung M Noor yang mewakili Ketua BPK RI menyampaikan, tujuan pemeriksaan kinerja untuk program vokasi yaitu menilai efektivitas upaya pemerintah Provinsi Riau dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi berbasis kerja sama industri. Dalam rangka peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Kemudian, ia mengatakan tujuan pemeriksaan kinerja bidang vaksinasi adalah menilai efektivitas upaya Pemprov Riau dan Kota Pekanbaru dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada tahun anggaran 2021.
Mas Agung M Noor menambahkan, lingkup pemeriksaan kinerja pendidikan vokasi meliputi peningkatan peran dan kerjasama industri, dalam pendidikan vokasi, reformasi penyelenggaraan pendidikan vokasi.
Kemudian, peningkatan kualitas pendidik pendidikan vokasi, penguatan tata kelola pendidikan vokasi, penguatan sistem sertifikasi kompetensi.
Baca: Tiga Daerah di Riau masih Membara, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla
Selanjutnya, lingkup pemeriksaan kinerja vaksinasi yaitu upaya pemerintah daerah untuk alokasi dan distribusi vaksin COVID-19 dan sarana prasarana. Juga upaya pemerintah daerah dalam pelaksanaan kegiatan pelayanan vaksinasi COVID-19.
"Nanti akan ada masukan dari tim BPK terkait dua tema ini, kita harapkan dengan entry meeting ini pelaksanaannya akan lebih baik lagi kedepannya," tutupnya. RM1
