Pemda Aceh Keluarkan 51 Naker Cina Salahi Aturan

Mawardi Tombang
Minggu, 20 Januari 2019 00:27:21
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Aceh mengeluarkan 51 tenaga kerja asal Tiongkok dari wilayah Aceh.

Para pekerja asing ini kedapatan menyalahi aturan kontrak terkait pekerjaan yang dilakukan di PT Lafarge Cement Indonesia (LCI).

Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Aceh, Rahmad Raden menyatakan, langkah ini dilakukan karena pihak PT Shandong Licun Power Plant Technology selaku kontraktor pekerjaan di PT LCI, tidak menyelesaikan perbaikan surat izin bekerja bagi pekerjanya.

“Tindakan tegas ini diambil karena memang sudah menyalahi aturan, sebenarnya kita sudah memberi kesempatan mereka memperbaiki surat izin pada kontraknya agar pekerjanya bekerja sesuai spesifikasi, dan itu ditulis pada kontrak. Namun, sampai batas akhir yakni hari Jumat lalu, mereka belum menyelesaikan, maka mereka kita minta keluar dulu dari wilayah kerja yakni wilayah Aceh, dan boleh masuk lagi kalau surat sudah sesuai,” kata Rahmad Raden, dihadapan sejumlah jurnalis, di Banda Aceh, Sabtu (19/1/2019).

Dalam surat kontrak, sebut Rahmad Raden, tertulis bahwa mereka bekerja pada bidang kontruksi, namun saat disidak, ternyata tenaga kerja asing ini bekerja di bagian instalasi listrik pada power plant di PT LCI.

“Ketidaksesuaian ini tentu saja menyalahi aturan dan bisa membahayakan bagi pekerja dan perusahaan, karena tidak sesuai spesifikasi,” ujar dia.

Sebenarnya, lanjut Rahmad, Pemerintah Aceh dalam hal ini Disnaker hanya meminta 25 pekerja saja yang harus meninggalkan wilayah kerja sementara, sedangkan yang 26 pekerja lainnya diberi kesempatan untuk memperbaiki dokumen.

“Namun, hingga batas waktu hari Jumat tidak diselesaikan, maka akhirnya diputuskan semua pekerja, sebanyak 51 orang itu harus keluar dulu dari wilayah kerja, kalau dokumen sudah selesai, baru bisa masuk lagi,” ujar Rahmad.

Sejak Sabtu siang, di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh Besar, terlihat pekerja asing asal Tiongkok ini sudah berada di ruang tunggu bandara menunggu jadwal terbang ke Jakarta.

Kepala Bidang Pengawasan Disnaker Aceh, Putut Rananggono mengatakan, ke-51 pekerja asal Tiongkok ini sudah dikeluarkan dari Aceh sejak Jumat malam.

“Sejak tadi malam sudah ada yang berangkat, semalam dua orang, sekarang Sabtu sore sisanya, dan belum bisa dipastikan kembalinya kapan, yang jelas mereka harus memperbaiki surat kontrak kerjanya,” ujar Putut.

Humas PT LCI, Farabi, membenarkan ada 51 TKA yang sedang bekerja di PT LCI.

Namun, perusahaan tidak mengetahui secara detail dokumen para pekerja, karena mereka disebut bukan berada langsung di bawah manajemen PT LCI.

Farabi mengaku, pihaknya saat ini sedang melakukan investigasi dan mengumpulkan data

Lainnya
Fenomena GMC Siak 2019 Pecahkan Rekor MURI
Fenomena GMC Siak 2019 Pecahkan Rekor MURI
Lurah Limbungan Ingin Anak Peroleh Hak yang Layak
Daftar Para Pejabat di Kepri yang Diperiksa KPK, Martin
Sekda Kampar: Dana Desa Harus Dukung Sektor Kesehatan M
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Pendidikan
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 014 Batu Belah 2026
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 014 Batu Belah 2026
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi I
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N