Nelayan Wajib Bawa Surat Ini Jika Hendak Beli Solar Di SPDN

Dinia Mutiarahmi
Senin, 12 November 2018 14:19:53
ratusan jeriken nelayan antre untuk mendapatkan solar bersubsidi

KANALSUMATERA.com - Nelayan yang hendak membeli solar bersubsidi di Solar Paket Dealer untuk Nelayan (SPDN) Ujong Serangga, Kecamatan Susoh, untuk kebutuhan boat mereka, harus membawa surat rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Syarat membeli BBM untuk boat penangkap ikan itu, diwajibkan karena pihak Pertamina mulai memperketat pembelian solar bersubsidi di SPDN yang dikelola Koperkan REFCA Ujong Serangga, Susoh.

Sedangkan DKP Abdaya, hanya mengeluarkan rekomendasi terhadap boat ikan dan boat bagan yang izinnya masih berlaku.

Dilansir dari Serambinews.com, Minggu (11/11/2018), Pengelola SPDN Koperkan REFCA Ujong Serangga Susoh, Ermisal mengatakan ketentuan ini berlaku sejak 1 November lalu.

“Ketentuan ini berlaku sejak 1 November lalu,” ujarnya

Ermisal mengatakan, dengan adanya kebijakan ini, nelayan yang dilayani membeli solar adalah mereka yang membawa surat rekomendasi dari DKP Abdaya.

Untuk boat nelayan yang telah mati izinnya, maka DKP tak mengeluarkan rekomendasi. Ermisal mengatakan, sebagian besar boat nelayan di wilayah itu, lengkap administrasi, sehingga tidak terkendala untuk memperoleh rekomendasi dari DKP Abdaya.

Ia mengakui, beberapa boat ikan di wilayah itu memang sudah habis masa berlakunya, dan saat ini pemilik boat sedang mengurus perpanjangan izin.

Selain harus membawa surat rekomendasi DKP, ketentuan lainnya dalam pembelian solar bersubsidi ini adalah, pembatasan jumlah yang dibeli sesuai kapasitas boat (GT).

Ia menjelaskan, jumlah boat dengan berbagai ukuran termasuk boat bagan yang dilayani SPDN Koperkan REFCA Ujong Serangga, Susoh, selama ini tidak kurang 200 unit.

Sedangkan kuota solar bersubsidi dari Pertamina sebanyak 80 ton atau 80.000 liter per bulan. Menurut Ermisal, jumlah ini masih kurang.

“Kuota 80 ton per bulan tidak mampu melayani kebutuhan solar sekitar 200 unit boat ikan se-Kabupaten Abdya,” kata Ermisal.

Dalam hal ini, Pertamina pada September lalu telah menjanjikan menambah kuota sebanyak 48 ton (3 mobil tangki). Sehingga total solar yang disediakan menjadi 128 ton (8 mobil tangki) per bulan. Namun kebijakan itu belum berjalan saat ini.

Pengelola SPDN Koperkan REFCA Ujong Serangga itu pun mengharapkan Pertamina segera merealisasikan penambahan kuota solar bersubsidi, sebagaimana telah dijanjikan beberapa waktu lalu ketika pejabat Pertamina turun ke lokasi.

“Jika tidak ada penambahan kuota, maka peristiwa kelangkaan solar di SPDN tersebut akan terus terjadi yang mengundang protes nelayan," tutupnya. (SN/Ks)



Lainnya
Bupati Kampar Pimpin Rapat Terkait Surat Edaran Mendagri Tentang Transformasi Budaya Kerja ASN
Bupati Kampar Pimpin Rapat Terkait Surat Edaran Mendagri Tentang Transformasi Budaya Kerja ASN
Dua Tokoh Riau Wafat, Gubernur Syamsuar Sampaikan Duka
Pemko Pekannaru Prioritaskan Tambal Sulam Jalan Yang Ru
Positif Hamil, Siswi SMP di Kampar Dikeluarkan dari Sek
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T