MTQ Nasional ke 47 Tingkat Kabupaten Dibuka Bupati, Misi Utama Daerah Tercermin

Mawardi Tombang
Senin, 2 September 2019 13:52:42
67 dewan hakim dan 26 panitera di lapangan kantor Camat

PADANG PARIAMAN,KANALSUMATERA.com - Bupati Padang Pariaman Drs. H. Ali Mukhni membuka acara MTQ Nasional ke-47 Tingkat Kabupaten Padang Pariaman sekaligus melantik 67 dewan hakim dan 26 panitera di lapangan kantor Camat 2 x 11 Kayu Tanam, Jumat (30/08).

Turut dihadiri Plt Kabiro Bintal Setdaprov Sumatra Barat, Kepala Kantor Kementrian Agama Provinsi Sumatra Barat anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, unsur Forkopimda Kabupaten Padang Pariaman, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman H. Jonpriadi, SE, MM, Kepala OPD, Camat, Wali Nagari dan Kepala KUA se Kabupaten Padang Pariaman.

Lapangan kantor Camat disesaki oleh kafilah dari seluruh kecamatan dan masyarakat se Padang Pariaman guna memeriahkan dan menyaksikan pembukaan MTQ.

Bupati memberikan apresiasi terhadap semua panitia yang telah terlibat dalam pelaksanaan MTQ ke-47 tingkat Kabupaten Padang Pariaman terutama kepada Camat 2 x 11 Kayu Tanam selaku ketua panitia pelaksana.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

"Sebagaimana diketahui visi Kabupaten Padang Pariaman ialah mewujudkan kabupaten yang baru, religius, cerdas, dan sejahtera melalui tujuh misi utama salah satunya meningkatkan kualitas kehidupan beragama berdasarkan falsafah adat basandi syarak syarak basandi kitabullah tercermin," ujarnya mengawali sambutan.

Bupati juga menambahkan bahwa pelaksanaan MTQ di Kabupaten Padang Pariaman dilaksanakan setiap tahunnya baik tingkat kecamatan sampai dengan tingkat kabupaten hal ini merupakan implementasi dari visi misi Kabupaten Padang Pariaman.

"Kita perlu menyadari bahwa realitas hidup telah menjauhkan sebagian anggota masyarakat kita dari Allah SWT ini merupakan dampak dari globalisasi dengan masuknya budaya asing, pergaulan bebas, peredaran dan penyalahgunaan narkoba, serta beratnya beban kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat merupakan sebuah tantangan dan ujian untuk beribadah menerapkan nilai-nilai Alquran secara kaffah," hematnya.

Lebih jauh pembaca Al Quran tiap hari itu menjelaskan tujuan dari pelaksanaan MTQ ini ialah untuk mencari bibit khafilah yang berpotensi di tingkat kabupaten untuk menuju tingkat nasional, membangun rasa semangat dan percaya diri khafilah Kabupaten Padang Pariaman.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

Bupati mengatakan bahwa bentuk apresiasi dan motivasi kepada qori dan qoriah berprestasi dihadiahi umrah ke tanah suci Mekkah yang juga sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, dan memotivasi masyarakat membaca Al Quran setiap hari.

"Jadikan membaca Al Quran sebagai aktifitas rutin setiap hari. Ini merupakan wujud yg hakiki dari tujuan pelaksanaan pelaksanaan MTQ," katanya lagi.

"Kepada segenap khafilah, pelatih dan pendamping serta dewan hakim kami mengimbau hendaknya kegiatan musabaqah ini kita jadikan sebagai bagian dari peningkatan ukhuwah Islamiyah, pengembangan nilai-nilai Al Quran sebagai pedoman hidup di dunia dan akhirat," pungkasnya.

Usai pembukaan, dilanjutkan dengan pelantikan dewan hakim dan panitera yang akan bertugas mulai malam ini hingga penutupan 2 September 2019 nanti. Dewan Hakim diketuai oleh Drs. Amiruddin.

Baca: Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre

Pada saat pelantikan Bupati Padang Pariaman berpesan agar dewan hakim dan panitera memiliki sikap yg jujur, arif dan bijaksana serta tetap mengkedepankan sikap profesinonalisme demi kesuksesan acar di setiap bidangnya.

Senada dengan itu Camat 2 x 11 Kayu tanam Syamsunar BA dalam sambutannya melaporkan waktu pelaksanaan MTQ nasional ke-47 yaitu mulai dari 30 Agusutus 2019 sampai 02 September 2019 di lapangan utama kantor Camat 2 x 11 Kayu Tanam.

"Peserta MTQ Nasional ke-47 tingkat Kabupaten Padang Pariaman berjumlah 1.223 orang dengan rincian kontingen khafilah 17 kecamatan, official 159 orang peserta 771 orang, dewan hakim 67 orang, panitera 26 orang dan panitia 200 orang," ujarnya mengakhiri. (aji/hms)



Lainnya
DPRD Riau Dorong Bapenda Masifkan Sosialisasi Pemutihan Pajak Kendaraan
DPRD Riau Dorong Bapenda Masifkan Sosialisasi Pemutihan Pajak Kendaraan
Hamdani Hadiri Pisah Sambut Dandim 0301/Pekanbaru Bersa
Sepekan Operasi Patuh Seligi di Karimun Tilang 425 Peng
Bupati Meranti Pimpin Deklarasi Pencanangan Pembangunan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D