Mobil Listrik Pertama di Bengkulu Milik SMK Muhammadiyah

Alwira Fanzary
Senin, 18 Februari 2019 08:07:42
Logo Tanwir Muhammadiyah tahun 2019

KANALSUMATERA.com - Konsistensi Muhammadiyah dalam menjalankan dakwah bil hal patut diapresiasi. Dakwah bil hal dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi ini telah dibuktikan Muhammadiyah melalui salah satu intitusinya di bidang pendidikan.

Melalui Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah Bengkulu (SMKMB) telah melahirkan mobil listrik. Apresiasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah terhadap karya pelajarnya ini ditunjukan dengan meresmikannya mobil listrik tersebut dengan kegiatan seremonial pra-Tanwir Muhammadiyah 2019, Kamis (14/2) lalu.

Ermanudin guru SMKMB sekaligus konseptor mobil tenaga listrik ini menyampaikan, bahwa mobil listrik yang diresmikan bersama peresmian empat bangunan (Masjid At Tanwir, Gedung Kembar UMB, Masjid Oey Tjin Hein dan Gedung Pertemuan Muhammadiyah). Ini merupakan satu-satunya mobil listrik besutan siswa SMKMB kelas 11 dan kelas 12 jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR).

“Kalau saya tahu ini mobil pertama di Bengkulu yang menggunakan tenaga listrik,” kata Ermanuddin seperti yang dilansir dari Republika, di sela-sela penutupan Sidang Tanwir, Ahad (17/2).

Ermuddin memastikan, semua siswa di kelas 11 dan 12 jurusan TKR dilibatkan dalam pembuatan mobil bertenaga listrik ini. Tujuan melibatkan semua siswa SMKMB ini adalah agar semua siswa paham bagaimana proses pembuatan mobil listrik ini.

“Tetapi saat finishing saya hanya melibatkan beberaoa siswa saja,” katanya.

Ermanudin mengatakan perlu waktu tiga bulan membuat mobil yang dulu pernah jadi proyek nasional ketika Dahlan Iskan menjadi Menteri BUMN. Ide dasar membuat mobil listrik ini adalah dari minimnya pom bensi d wilayah Bengkulu.

Ermanudin, menuturkan untuk bisa menggerakan piston pada mobil listrik ini memerlukan tegangan listrik 27 Volt. Sementara mobil listrik hasil karya siswanya ini menggunakan batrai 12 volt.

“Karena mobil ini menggunakan dinamo baru mau jalan ini kisarannya di 72 volt. Jadi kita butuh enam buah batrai berkapasitas 12 volt,” katanya.

Meski telah berhasil meluncur, Ermanudin mengaku belum ada yang melirik hasil karya siswa-siswanya ini. Katanya jika ada yang membantu mengembangkan mobil listrik ini, dia akan mendorong siswanya untuk bereksperimen membuat mobil bertenaga surya.

“Kalau kita ada dana lagi, kita akan mengembangkan mobil listrik panel surya yang artinya mobil ini bisa ngecas sendiri pakai sinar matahari. Kalau sekarang ini pakai listrik rumah,” katanya.

Menurut Ermanudin, tipe mobil listrik hasil karya siswanya ini adalah tipe mobil wisata dengan kapasitas penumpang paling banyak enam orang seperti tipe minibus kelas avanza. Mobil ini bisa membawa penumpang dengan waktu tempuh empat jam.

“Sudah pernah kami uji di voltase kurang dari 50 persen itu bisa menempuh waktu tempun empat jaman kalau jalannya tidak nanjak dan penumpangnya sedikit,” katanya.

Ermanudin mengatakan, perlu waktu total tiga jam untuk membuat penuh batrai yang digunakan mobil listrik itu. “Kalau batrainya 50 persen paling lama ngecasnya tiga jam kurang lebih,” katanya.

Meski di Bengkulu mobil listrik ini satu-satunya hasil karya anak SMK, namun belum mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Ermanudin berharap, pemerintah setempat terutama di Dinas Pendidikan membantu pengebangan karya-karya siswa SMK. Bantuan tersebut perlu untuk membuat para siswa terus berinovasi dalam mengembangkan tenologi.

“Saya kira kepada dinas di Bengkulu ini belum peka. Padahal mobil ini udah ditandatangi gubernur,” katanya.

Ermanudin mengaku senang hasil karnyanya diluncurkan saat perhelatan Tanwir Muhammadiyah yang merupakan agenda besar yang melibatkan banyak tokoh nasional. “Kami senang sekali PP Muhammadiyah bisa melucurkan karya anak-anak kami di acara Tanwir,” katanya. Kso

Lainnya
Melalui Program 'Kampar Peduli', Baznas Kampar Salurkan Zakat Rp 114.000.000 Tiap Bulan ke Mustahik
Melalui Program 'Kampar Peduli', Baznas Kampar Salurkan Zakat Rp 114.000.000 Tiap Bulan ke Mustahik
Pemkab Kampar Ikuti Zoom LKPD Tahun 2025 Bersama Dirjen
Hari Kartini 2023, Bupati Kasmarni Ajak Perempuan Kabup
Camat Rumpes Apresiasi MKPT UEK SP se-Kecamatan Rumbai
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Olahraga
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-61
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-61
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie