Mata Rantai Perdagangan Beras Sumsel Terpanjang se-Indonesia

Alwira Fanzary
Sabtu, 2 Maret 2019 18:09:21
pedagang beras

KANALSUMATERA.com - Berdasarkan survei Pola Distribusi 2018 Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, mata rantai perdagangan beras di Provinsi Sumatra Selatan merupakan yang terpanjang se-Indonesia. Perdagangan beras di sana melibatkan empat rantai distribusi, mulai dari produsen (penggilingan), agen, pedagang grosir, dan pedagang eceran sebelum akhirnya tiba ke tangan konsumen.

"Ini hasil survei terbaru yang patut menjadi perhatian, karena sebelumnya, pendistribusian beras dari produsen ke pedagang pengecer hanya melalui agen, sekarang ditambah pedagang grosir," kata Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyuningsih di Palembang, Sabtu.

Panjangnya mata rantai distribusi tersebut membuat harga beras dari produsen ke konsumen bisa naik sampai 28,58 persen. Endang mengatakan, panjangnya mata rantai distribusi beras itu berdampak pada besaran margin perdagangan dan pengangkutan (MPP).

Sumsel tercatat menjadi provinsi yang memiliki MPP terbesar di Tanah Air untuk komoditas beras, yakni sebesar 28,58 persen. Berada di posisi terendah, Sulawesi Tenggara.

Baca: Operasi SAR ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Hari Keempat, 500 Personel Dikerahkan

Namun demikian, menurut Endang seperti yang dilansir dari Antara, kenaikan MPP komoditas beras di Sumsel lebih dipengaruhi stok beras yang ada di agen. Jika stok menurun, ini menunjukkan berkurangnya pasokan dari petani.

"Saat pasokan berkurang, maka pasokan beras ke pedagang eceran akan dikurangi pula agen sehingga akan terjadi kenaikan harga di pasar," kata dia.

Sementara di sisi lain, serapan Bulog terhadap petani tidak berjalan sesuai harapan karena Harga Pembelian Pemerintah (HPP) lebih rendah dari harga pasar. Harga yang ditawarkan Bulog Rp8.030 per kilogram di Gudang Bulog, sedangkan petani menjual dengan harga Rp8.200 per kilogram dengan kualitas apa adanya. Kso



Lainnya
Satu Warga Bangkinang Dikategorikan ODP Virus Corona, Diminta Beristirahat di Rumah 7 Hari ke Depan
Satu Warga Bangkinang Dikategorikan ODP Virus Corona, Diminta Beristirahat di Rumah 7 Hari ke Depan
Jelang MTQ Kampar Camat Bangkinang Lakukan Pembinaan Qo
Kayu Kaliandra Dirancang Jadi Biomassa Pembangkit Listr
Jalur Layang Kereta Api Bandara Kualanamu Bakal Segera
Politik
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
Polemik Ijazah Gibran Memanas, PAN, Gerindra, PKB hingg
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pili
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Nasional
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung