Masih Ada Desa Tertinggal, Pemkab Kampar Kerja Sama Dengan UIN Suska Riau

Mawardi Tombang
Kamis, 29 Desember 2022 18:23:35
Sosialisasi dan Penjajakan Kerjasama Penetapan dan Penegasan Batas Desa (PPDB)

KANALSUMATERA.com - Sampai saat ini, masih banyak Desa di Kabupaten Kampar yang masih menggunakan peta indikatif, sementara ini juga akan berefek ketika pembuatan RPJMDes.

Dengan demikian, ini sangat perlu dalam Kerjasama Penetapan dan Penegasan Batas Desa (PPD) agar kedepan tidak membuat terhambatnya lagi pembangunan di setiap Desa. Untuk itu kerjasama dengan UIN Riau Dalam hal ini dengan Pusat Studi Lingkungan dan Pengembangan Informasi Geospatial (PUSLIPIG) UIN Suska Riau.

Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol,MM saat mengikuti Sosialisasi dan Penjajakan Kerjasama Penetapan dan Penegasan Batas Desa (PPDB) dengan Pemerintah Kabupaten Kampar di ruang rapat Pimpinan lantai IV UIN Suska Riau Pekanbaru, kamis (29/12/2022).

Lebih jelas, Kamsol juga menyampaikan bahwa masih ada 28 Desa yang tertinggal di Kabupaten Kampar, termasuk 8 Desa terisolir tepatnya di Kecamatan Kampar Kiri Hulu. Dengan demikian kerjasama ini perlu segera dilaksanakan di tahun 2023 nantinya.

Baca: Semarak HUT Riau ke-69, 200 ASN Bappeda Ikuti Cek Kesehatan Gratis

"jangankan daerah terisolir tepatnya di kawasan Rimbang Baling atau Suakamargastwa, Daerah perbatasan Kabupaten atau Provinsi banyak terdapat kekeliruan dalam tapal batas sebuah desa."ucap Kamsol

Maka, kalau ini tidak terselesaikan, pemerintah juga akan kesulitan untuk mengidentifikasi potensi yang ada di desa, sehingga sulit juga untuk mengalokasikan anggaran untuk memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan usaha di wilayah.

Selain kajian batas desa dengan Pusat Studi Lingkungan dan Pengembangan Informasi Geospatial (PUSLIPIG) UIN Suska Riau, poin yang perlu dilihat juga dalam kerjasama ini terkait sektor Perikanan dengan mendorong pengembangan produksi ikan patin, serta kerjasama dalam sektor pangan dalam penanganan padi teknologi IPAT-BO yang telah dilaksanakan pemda kampar."tutur Kamsol.

Sementara itu Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Khairunnas Rajab,. M.Ag menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pj Bupati Kampar yang telah sepakat nantinya dalam kerjasama PPDB ini yang akan dikaji dan dilakukan oleh Tim Pusat Studi Lingkungan dan Pengembangan Informasi Geospatial (PUSLIPIG) UIN Suska Riau.

Baca: Dolar AS Menguat, KAMMI Ibnu Batutah UNRI Peringatkan Dampak Nyata bagi Ekonomi Rakyat Riau

Selanjutnya menurut Khairunnas, peta juga merupakan cerminan kesejarahan, kepemilikan, hubungan masyarakat secara sosial budaya, dan peta juga sangat erat kaitannya dengan kesejahteraan ke depan.

Dengan demikian, sudah semestinya ada pembaharuan informasi penata ruang periode 10 tahun sekali. Fasilitator pemetaan di desa menjadi penting untuk mensinergikan data keruangan yang ada di tingkat desa kepada tingkat pusat.

"Nah, dari sinilah diharapkan pemetaan partisipatif menjadi milik desa. Karena dengan kerjasama antar desa pun juga mutlak diperlukan untuk mencapai kesepakatan, yang mana nantinya akan mengurangi potensi-potensi konflik batas desa."ucap Kahirunnas

Selain Pj Bupati Kampar, hadir juga dalam sosialisasi tersebut langsung Dewan Pakar Pusat Studi Lingkungan dan Pengembangan Informasi Geospatial (PUSLIPIG) UIN Suska Riau Prof. Edi Erwan, S.Pt., Ph.D, Tim Diskusi Dr. Yudi Antomi, M.Si, Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar, serta para wakil Rektor I,II dan II UIN Suska Riau.**

Terkait
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Anggota DPR RI Hendry Munief Serahkan Mobil Operasional
Tindak Lanjut Arahan Presiden, Pemkab Kampar Gaungkan B
Lambannya Pembebasan Lahan, Pembangunan Flyover Simpang
Lainnya
Pemkab Rohil Kembali Lantik 8 Penjabat Penghulu di Kecamatan Kubu dan Kuba
Pemkab Rohil Kembali Lantik 8 Penjabat Penghulu di Kecamatan Kubu dan Kuba
Petani Muda Indra Noval, Dukung Langkah Pemkab Kampar K
Abu Nazar Pimpin DPD KNPI Kabupaten Kampar Versi Noer
Enam Pelaku Karhutla di Riau Berhasil di Amankan Polisi
Nasional
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhirnya Dibayarkan
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4
Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Real
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pendidikan
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi