Dolar AS Menguat, KAMMI Ibnu Batutah UNRI Peringatkan Dampak Nyata bagi Ekonomi Rakyat Riau

Mawardi Tombang Amar
Minggu, 7 Juni 2026 16:31:13

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menjadi sorotan tajam. Aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Ibnu Batutah Universitas Riau (UNRI) menilai, tren pelemahan rupiah bukan sekadar isu makroekonomi, tetapi sudah mulai terasa langsung oleh masyarakat, khususnya di Provinsi Riau.

Aktivis KAMMI Komisariat Ibnu Batutah UNRI, Arijal, menegaskan bahwa penguatan dolar AS memiliki efek berantai yang luas—mulai dari perdagangan internasional hingga tekanan pada ekonomi rumah tangga.

“Kami melihat bahwa kenaikan dolar dapat memberikan tekanan terhadap daya beli masyarakat. Harga barang dan jasa berpotensi meningkat, sementara pendapatan masyarakat belum tentu mengalami kenaikan yang sebanding. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi kelompok masyarakat yang rentan”

Menurutnya, lonjakan dolar mendorong kenaikan harga barang impor, bahan baku industri, hingga kebutuhan pokok yang bergantung pada pasar global. Dampak ini paling dirasakan oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) yang harus menghadapi lonjakan biaya produksi di tengah daya beli masyarakat yang melemah.

Baca: Bupati Kampar dan DPRD Sepakati KUA-PPAS 2027, Perubahan Anggaran 2026 Mulai Dibahas

Riau Rentan Terimbas Fluktuasi Global

Sebagai daerah dengan aktivitas ekspor-impor yang cukup tinggi, Riau berada dalam posisi yang dilematis. Di satu sisi, sektor ekspor berpotensi diuntungkan karena nilai dolar yang tinggi. Namun di sisi lain, ketergantungan terhadap barang impor justru meningkatkan biaya operasional di berbagai sektor.

Kondisi ini, menurut KAMMI, berisiko memperlebar tekanan ekonomi di tingkat lokal jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang tepat.

Kritik: Jangan Sekadar Narasi Ekonomi Kuat

Baca: Pemprov Riau Bangkitkan Stadion Utama Eks PON Bertepatan Hari Jadi ke-69

KAMMI Komisariat Ibnu Batutah UNRI menilai pemerintah tidak boleh hanya mengandalkan narasi bahwa fundamental ekonomi nasional masih kuat, tanpa menghadirkan solusi nyata di lapangan.

“Kami menilai pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada pernyataan bahwa fundamental ekonomi masih kuat. Pemerintah harus mampu menghadirkan langkah konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pelemahan rupiah yang berkepanjangan merupakan sinyal bahwa terdapat tantangan serius yang harus segera direspons melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat.”

Desak Penguatan Ekonomi Lokal

Untuk mengurangi dampak fluktuasi dolar, KAMMI mendorong pemerintah memperkuat ekonomi domestik melalui peningkatan produktivitas industri lokal dan optimalisasi potensi sumber daya daerah. Ketergantungan terhadap impor dinilai harus segera ditekan.

Baca: Fraksi DPRD Soroti Infrastruktur hingga Stunting, Plt Gubri Janji Tindak Lanjuti Masukan

Selain itu, edukasi literasi keuangan bagi masyarakat juga dianggap penting agar mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Peran Bank Indonesia dan Harapan Sinergi

Di sisi lain, Bank Indonesia telah melakukan berbagai langkah stabilisasi, seperti kebijakan suku bunga dan intervensi pasar untuk menahan tekanan terhadap rupiah. Namun, KAMMI menilai upaya tersebut perlu didukung kebijakan lintas sektor yang lebih konkret dan menyentuh masyarakat luas.

KAMMI Komisariat Ibnu Batutah UNRI berharap adanya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Baca: Kampar Pertahankan Peringkat 7 di MTQ XLIV Riau, Raih Juara Harapan II Stand Bazar

Organisasi mahasiswa ini juga secara tegas meminta Pemerintah Provinsi Riau untuk mengambil langkah nyata, mulai dari menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok hingga mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam agar berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Mahasiswa Siap Kawal Kebijakan

Sebagai bagian dari kontrol sosial, KAMMI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pemerintah dan menyuarakan kepentingan rakyat.

“Sebagai gerakan mahasiswa yang memiliki peran kontrol sosial, kami akan terus mengawal kebijakan pemerintah dan menyuarakan aspirasi rakyat. Kami percaya bahwa stabilitas ekonomi bukan hanya diukur dari angka-angka makroekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan layak. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang berpihak kepada rakyat, bukan sekadar memberikan narasi optimisme tanpa solusi yang nyata.”



Terkait
485 Mahasiswa Kukerta UNRI Diturunkan ke Bengkalis, Fokus Pemberdayaan Desa dan Inovasi
485 Mahasiswa Kukerta UNRI Diturunkan ke Bengkalis, Fokus Pemberdayaan Desa dan Inovasi
Ketua DPC FSPTI-KSPSI Rohil H. Fuad Ahmad Apresiasi Ino
Bupati Kampar Kukuhkan Pengurus Forum Purnabakti ASN Pe
Bupati Kampar Dukung Kerjasama Pengolahan Sampah Menjad
Lainnya
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Armco untuk 1.000 Warga
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Armco untuk 1.000 Warga
Liswarti Pimpin LPM Kecamatan Binawidya, Ketua LPM Wani
Tenayan Raya Raih Penghargaan Indeks Kepuasan Masyaraka
Universitas Ekasakti-AAI Padang Gelar Pelatihan IAPS da
Pendidikan
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini