Lagi, Gajah Liar Rusak Tanaman Warga Krueng Sabee Aceh

Alwira Fanzary
Selasa, 19 Februari 2019 17:18:12
kawanan gajah liar

KANALSUMATERA.com - Sejumlah gajah liar kembali mengobrak-abrik tanaman warga Desa Panggong, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (19/2), sehingga mereka mengalami kerugian.

Akibat dari kawanan gajah liar tersebut setidaknya puluhan hektare tanaman warga setempat hancur dan tidak dapat digunakan lagi.

"Tolong Kami, kami sangat berharap ada penanganan dari pihak terkait untuk menghalau gajah tersebut," ujar Abdul Wahid (46), salah seorang warga Panggong, Dusun Geuni kepada Antara.

Abdul Wahid menyampaikan bahwa pihaknya bersama masyarakat dari semalam harus menjaga tanaman agar tidak diobrak-abrik gajah.

"Semalam kami terpaksa harus menjaga tanaman bersama masyarakat lainnya, hingga siang ini masih ada gajah disana belum ada penanganan," tuturnya.

Ia menuturkan jumlah gajah yang menyerang tanaman mereka berkisar enam ekor lebih sehingga masyarakat mulai kewalahan untuk penanganan.

Ia menyampaikan, bermacam tanaman yang dirusak oleh kawanan gajah tersebut, mulai dari kelapa sawit, karet, jengkol, kelapa bahkan juga pohon durian yang sudah besar juga dirusak.

Abdul Wahid menjelaskan tidak ada nomor yang bisa dihubungi pihaknya untuk penanganan gajah tersebut.

"Tidak ada nomor yang bisa kami hubungi, sehingga ini juga menyulitkan kami untuk meminta bantuan," ungkapnya. Kso



Lainnya
ASN Kecamatan Rumbai Gelar Shalat Istisqa di Tengah Kabut Asap Pekat
ASN Kecamatan Rumbai Gelar Shalat Istisqa di Tengah Kabut Asap Pekat
Meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H, Pemko Par
Paskibraka Perempuan Solok Selatan Kini Kenakan Celana
Nelayan Aceh Timur Ditangkan di Myanmar, Keluarga Minta
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan