Nelayan Aceh Timur Ditangkan di Myanmar, Keluarga Minta Pemerintah Bebaskan

Alwira Fanzary
Jumat, 15 Maret 2019 16:17:24
Bupati membicarakan upaya pemulangan nelayan

KANALSUMATERA.com - Sebanyak 23 keluarga nelayan yang ditangkap dan ditahan otoritas negara Myanmar sejak, Selasa 29 Januari 2019 mendatangi Bupati Aceh Timur dan meminta pemerintah terus berupaya membebaskan serta memulangkan mereka.

"Hari ini, 23 keluarga nelayan yang ditahan di Myanmar mendatangi kami dan mereka meminta pemerintah terus berupaya membebaskan serta memulangkannya," kata Bupati Aceh Timur, Hasbalah HM Thaib melalui keterangan yang diterima Antara di Banda Aceh, Kamis.

Semua nelayan Aceh Timur tersebut seperti yang dilansir dari Antara melaut dengan KM Troya dan ditangkap Kapal Angkatan Laut (558) Myanmar di perairan Pulau Zardatgyi, Kotapraja Kawthoung, wilayah Taninthayi, Myanmar.

"Kami minta kepada seluruh keluarga nelayan baik yang menetap di Aceh Timur, Aceh Utara dan Langsa tetap bersabar, karena Pemerintah Indonesia melalui KBRI sedang berupaya melobi Pemerintah Myanmar untuk pembebasan," kata Bupati Aceh Timur yang akrab dipanggil Rocky itu.

Sebagai kepala daerah, pihaknya tetap merasa bertanggung jawab dan telah menyurati pemerintah pusat di Jakarta melalui Kemenlu untuk berusaha membebaskan 23 nelayan itu.

"Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia agar nelayan Aceh Timur bisa segera dibebaskan," katanya.

Untuk proses pembebasan nelayan tersebut Bupati Aceh Timur mengaku telah menjumpai Direktur Asia Tenggara Kemenlu di Jakarta. Selain itu, ia juga akan berkoordinasi dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Myanmar untuk Indonesia di Jakarta.

"Kami dibantu Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, terus berupaya melobi agar seluruh nelayan kita yang ditangkap di Myanmar bisa segera dipulangkan," katanya.

Nelayan Aceh tersebut adalah Zulfadli, Fakhrurrazi, Andi Syahputra, Junaidi, Muhammad, Warni Ramansyah, Syawaluddin, M Nazar, Darani Syah, M Acep, Abdullah, Agus Miranda, Mulyadi, M Amin, Ardi Saputra, Fhahrul Rozi, Abdurrahman, Zulkarnaini, Idris, Feri Mataniari, Darwinsyah, M Yakob, Mahfud.

Kemudian, otoritas negara Myanmar hingga kini masih menahan seorang nelayan Aceh atas nama Jamaludin yang ditangkap pada 6 November 2018 bersama 15 nelayan lainnya.

Jamaluddin bersama 15 nelayan lainnya, dan 14 di antaranya memperoleh pengampunan dari Pemerintah Myanmar dan sudah kembali ke tanah air, seorang lagi Nurdin meninggal dunia telah dimakamkan di Mynamar. Kso



Lainnya
Koordinator Kafilah Kampar Pastikan Kesiapan, Optimistis Tampil Gemilang di MTQ Riau.
Koordinator Kafilah Kampar Pastikan Kesiapan, Optimistis Tampil Gemilang di MTQ Riau.
Jaring Aspirasi Masyarakat, Kelurahan Pebatuan Gelar P
Tahniah,  Kelurahan Lembah Damai Pekanbaru Juara 1 Lom
Pemkot Padang Serahkan Bantuan Sembako untuk Solok Sela
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind