KPK Amankan Dokumen Perusahaaan Tambang Milik Alias Wello

Mawardi Tombang
Kamis, 22 Agustus 2019 08:38:47
Rumah pengusaha tambang, Hendi didatangi tim KPK, Rabu

Tanjungpinang, KANALSUMATERA.com - KPK mengamankan dokumen terkait izin usaha pertambangan IUP PT Fajar Mentara Abadi (FMA) di rumah pengusaha Tanjungpinang, Hendi, Rabu (21/8/2019) petang.

Hal ini merupakan tindak lanjut penyelidikan kasus yang menyeret Bupati Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Supian Hadi (SH) sebagai tersangka kasus korupsi sebelumnya.

Hendi disinyalir punya peran besar dalam perusahaan PT FMA.

Perlu diketahui, tersangka Supian Hadi menerbitkan SK Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi di lahan seluas 1.671 Hektare kepada PT FMA yang berada di kawasan hutan.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

"Padahal SH mengetahui bahwa PT FMA belum memiliki sejumlah dokumen perizinan, seperti izin lingkungan/Amdal dan persyaratan lainnya yang belum lengkap," terang Jubir KPK, Febri Diansyah kepada Batamnews, Rabu (21/8/2019).

Menariknya terkait PT FMA, yaitu ada nama Alias Wello (Awe) di dalamnya. Dari jejak digital dilansir batamnews dari wikipedia, Awe menjadi direktur perusahaan itu sejak 2010.

Awe yang kini menjabat Bupati Lingga itu dikabarkan sudah diperiksa penyidik KPK terkait kasus pertambangan di Kotim tersebut.

Salah satu barang bukti yang diamankan di Mapolda Kepri yakni sebuah mobil mewah pabrikan Amerika yakni Hummer. Barang bukti itu dititipkan Mabes Polri di Mapolda Kepri saat ini.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

Mobil berkapasitas mesin 3.656 cc itu merupakan mobil pabrikan tahun 2011. Dari informasi yang didapatkan batamnews.co.id, Hummer tipe H3L RHD/AT warna hitam ini, bernilai miliaran rupiah dipasaran.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga kepada Batamnews.co.id sebelumnya menjelaskan, mobil tersebut dititipkan oleh Mabes Polri. Pasalnya, penanganan kasusnya dilakukan Mabes Polri. "Yang nangani Mabes Polri," katanya.

Alias Wello (Awe), selaku Direktur PT Fajar Mentaya Abadi dan PT Aries Iron Mining diduga telah memberikan satu unit Mobil Hummer ke Bupati Kotim, untuk memuluskan IUP dua perusahaan tersebut, tulis media kaltengpos.co.

PT FMA di tahun 2012 pernah dihentikan aktivitasnya oleh Polda Kalteng karena terseret dalam kasus pemalsuan tandatangan Gubernur Kalteng (2005-2010), Agustin Teras Narang.

Baca: Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah

Selain dua perusahaan yang digawangi Awe, adalagi perusahaan lain yakni PT Billy Indonesia yang ikut menyeret Bupati Kotim Supian Hadi. "Diduga kerugian keuangan negara pada perkara ini sekitar Rp 5,8 triliun dan US$ 711 ribu yang dihitung dari eksplorasi hasil pertambangan bauksit," jelas Humas KPK, Febri Diansyah

Hal ini dari kerusakan lingkungan dan kerugian kehutanan akibat produksi dan kegiatan pertambangan yang dilakukan PT Fajar Mentaya Abadi (FMA), PT Aries Iron Mining (AIM) dan PT Billy Indonesia (BI)



Terkait
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Pemkab Kampar Perkuat Strategi Cegah Karhutla, TNI Dorong Deteksi Dini dan Respons Cepat
Pemkab Kampar Perkuat Strategi Cegah Karhutla, TNI Dorong Deteksi Dini dan Respons Cepat
Syahrul Aidi Perjuangkan Pembangunan Jalan Lintas Bono
KNPI Kampar Versi Noer Fajriansyah Gelar Musda XII, Ber
Jenazah Iglesias Sinaga Tiba di Rumah Duka, Sang Ibu Hi
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Nasional
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria