Ketemu Bunyan, ini Yang Harus Anda Lakukan Jika Ingin Selamat

Mawardi Tombang
Rabu, 28 Agustus 2019 12:59:38
Ilustrasi

Padang,KANALSUMATERA.com - Dosen jurusan Biologi Universitas Andalas (Unand) Padang M Nazri Janra, M.Si menyarankan masyarakat jika bertemu dengan buaya sebaiknya segera menghindar.

"Caranya jangan lari dengan arah lurus, tapi buat gerakan zig zag karena buaya akan kesulitan mengejar," kata dia di Padang, Rabu.
Menurutnya dengan bentuk tubuh memanjang dan jarak antara kaki depan dengan belakang yang cukup jauh membuat buaya sulit untuk berjalan cepat dengan pola zig zag.

"Kalau berhadapan langsung dengan buaya juga hindari gigi dan ekor karena bisa sewaktu-waktu menyambar," ujarnya.
Terkait adanya buaya yang berkeliaran di pantai ia menyatakan hal ini amat mungkin terjadi karena pantai merupakan salah satu habitat.

"Buaya kan biasanya di muara, pertemuan air laut dengan tawar, serta ada daratan, jadi kalau terlihat di pantai amat mungkin, tapi tidak terlalu jauh ke tengah laut," katanya.
Ia menyampaikan buaya yang berada di pantai berjenis buaya nil atau Crocodylus niloticus.

Buaya tersebut punya mekanisme mengeluarkan kadar garam yang ada di tubuhnya, salah satunya lewat air mata.
"Jadi kalau masyarakat bertemu buaya sedang berjemur di pantai dan mengeluarkan air mata seperti menangis maka itu salah satu cara mengeluarkan garam di tubuhnya," ujarnya.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Sebelumnya Suwardi (55), warga Jorong Pasar Bawan, Nagari Bawan, Kecamatan Ampeknagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, digigit buaya muara saat mencari lokan di Sungai Batang Anggang.

Korban diserang buaya muara saat mencari lokan di Sungai Batang Anggang, Jorong Pasar Bawan, Nagari Bawan.
aat mencari lokan datang buaya dengan panjang sekitar dua meter yang langsung menyerang dan mengigit korban.

Sejalan dengan itu di perairan objek wisata Pantai Carocok Painan dan Pulau Cingkuak berdasarkan laporan warga terpantau ada buaya dengan panjang lebih kurang lima meter serta kerap muncul ke permukaan.

Hal itu membuat Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menyurati Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) terkait kemunculan buaya .
Keberadaan buaya itu cukup meresahkan dan mengganggu kenyamanan wisatawan menikmati wahana air. (*)



Terkait
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta J
Lainnya
Ida Yulita Realisasikan Pemindahan Kantor SPR Langgak dari Jakarta ke Pekanbaru
Ida Yulita Realisasikan Pemindahan Kantor SPR Langgak dari Jakarta ke Pekanbaru
32 Kios Ludes Terbakar di Pasar Kuok Batang Kapas
Ribuan Ubur-ubur Terdampar Di Pantai Sungai Pinang Sumb
Damkar Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Hukum
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I