Kesal pada Suami, Ibu di Aceh Ini Tega Bunuh Bayinya

Alwira Fanzary
Kamis, 28 Maret 2019 14:58:32
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Seorang ibu muda di Langsa, Aceh berinisial SY (22), nekat membunuh anak kandungnya yang masih di bawah umur satu tahun, pada Rabu, 27 Maret 2019.

SY membunuh anaknya dengan cara menceburkan ke dalam bak mandi berisi air di rumahnya di Desa Blang, Kecamatan Langsa Kota. Pemicunya lantaran SY kesal pada suaminya yang sudah lama tidak memberinya nafkah.

Sehingga SY melampiaskan kekesalannya dengan melempar anak bayinya ke bak mandi, yang berisi air dengan kedalaman sekitar 40 cm. SY sempat kembali setelah melempar bayinya dan membawa ke rumah sakit, namun nyawa bayinya tidak dapat diselamatkan.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polisi daerah Aceh Komisaris Besar Polisi Agus Sartijo seperti yang dilansir dari viva.co.id menyebutkan, motif pertikaian antara SY dan suaminya hingga membunuh buah hati mereka ialah karena masalah ekonomi.

"Motifnya karena masalah ekonomi dan kesal dengan suaminya yang tidak memberi nafkah," kata Agus Sartijo melalui keterangannya.

Saat ditangkap polisi, SY sempat berkelit dan tidak mengakui perbuatannya. Tapi, kata Agus, pihaknya menemukan kejanggalan pada kematian korban dan melakukan interogasi lebih mendalam pada SY.

"Awalnya pelaku tidak mengakui. Setelah sejam kemudian baru ia mengaku telah membunuh anaknya," ujar Agus.

Kini, SY telah diamankan di Markas Polres Langsa untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Ia dijerat dengan pasal 80 ayat 4 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 Tahun penjara. Kso



Lainnya
Bupati Kampar Tinjau Tiga Rumah Warga Silam yang Hangus Terbakar
Bupati Kampar Tinjau Tiga Rumah Warga Silam yang Hangus Terbakar
Wakil Bupati Kampar Soroti Sinergi Pemda dan TNI dalam
Jelang Hari Veteran Nasional 10 Agustus, Pemprov Riau H
Ikut Tandatangani SKB Netralitas ASN Saat Pilkada, Ini
Hukum
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI T
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di
Kriminal
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittihadul Muballighin Perkuat Kompetensi Pendakwah
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittihadul Muballighin Perkuat Kompetensi Pendakwah
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Bimtek SPMI, Perkuat Komit
Wabup Misharti Edukasi Pelajar SMP V Tambang tentang Ba
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D