DLHK Temukan Pengrusakan Kawasan di Danau Buatan

Alwira Fanzary
Rabu, 13 Maret 2019 17:10:52
Kawasan Danau Buatan

KANALSUMATERA.com - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Pekanbaru akan menuntut dan melaporkan hasil pemantauan dan pengawasan aktivitas pembersihan lahan yang dilakukan oleh oknum yang dinilai tidak bertanggung jawab di lokasi wisata Kota Pekanbaru, kawasan Danau Buatan (Bandar Khayangan) kepada Walikota Pekanbaru.

Tindakan yang dinilai merusak ekosistem tersebut, diklaim DLHK telah menimbulkan dampak negatif yang akibatnya air danau menjadi keruh dan terjadi pendangkalan akibat sedimentasi.

"Sesuai hasil investigasi kami, pembersihan lahan dan pembuangan yang dilakukan oknum tersebut berupa material seperti tanah dan tanaman ke badan air. Akibatnya terjadi kerusakan lingkungan. Kami akan melaporkan ini ke Wali Kota dan kami sudah buat laporannya," ujar Kepala DLHK Pekanbaru, Zulfikri, Rabu (13/3).

DLHK kata Zul, akan menuntut dan menyarankan kepada pemilik lahan untuk dapat menghentikan penimbunan di pinggir danau, mengembalikan seperti semula tepian danau sebelum terjadi penimbunan, dan mengembalikan vegetasi di lingkungan tersebut.

"Kami sudah melakukan identifikasi ke lapangan bersama Polsek Rumbai Pesisir dan Lurah Sungai Ambang, Kecamatan Rumbai Pesisir. Menurut informasi, pemilik lahan berencana akan membuat kebun durian di Jalan Lingkar Danau Buatan, tepatnya di RT 01, RW 01 yang dilakukan pada 27-31 Januari 2019," terang Zul. Kso



Terkait
Pemkab Kampar Sambangi 28 Panti Asuhan Semarakkan HUT RI ke-81
Pemkab Kampar Sambangi 28 Panti Asuhan Semarakkan HUT RI ke-81
Bupati Zukri Pimpin Apel Siaga Satgas Anti Narkoba 2026
Anggota DPR RI Hendry Munief Serahkan Mobil Operasional
Ahmad Yuzar: Pra Musrenbang RKPD 2027 Wujudkan Perenca
Lainnya
Penerimaan PPK dan PPS Akan Dibuka KPU Kampar, Cek Persyaratannya
Penerimaan PPK dan PPS Akan Dibuka KPU Kampar, Cek Persyaratannya
Pekanbaru-Kampar Inisiasi Kerjasama Pelayanan Masyaraka
2.000 Jemaah Negara Tetangga Hadiri Peresmian Masjid Ag
Korban Tsunami di Lampung Tunggu Kepastian Relokasi Dar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Nasional
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hukum
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Pendidikan
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka