Diacara Tabligh Akbar, Masyarakat Kuansing Sampaikan Aspirasi Ke Gubernur Riau

Mawardi Tombang
Kamis, 12 Januari 2023 20:02:01
Usai Tabligh Akbar di Kuansing

KANALSUMATERA.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar hadir di acara tablig akbar yang digelar di Desa Sukamaju, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuansing pada Kamis (13/01/2023) siang.

Tablig akbar dengan penceramah kondang, Ustadzah Mumpuni Handayayekti asal Cilacap itu juga dihadiri Plt Bupati Kuansing Suhardiman Ambi.

Momen pertemuan dengan orang nomor satu di Provinsi Riau ternyata tidak disia-siakan para pemuka masyarakat khususnya Kecamatan Singingi Hilir.

Paling tidak ada beberapa persoalan dan aspirasi yang disampaikan langsung kepada Gubri Syamsuar.

Pertama, konflik lahan antara masyarakat dengan sejumlah perusahaan sawit di Singingi Hilir. Salah satunya dengan PT Adimulia Agro Lestari (Duta Palma Grup).

Baca: Wakil Bupati Misharti Ajak Warga Sendayan Teladani Akhlak Rasulullah di Maulid Nabi 1448 H

"Konflik lahan yang paling banyak terjadi di Indonesia, itu di Riau. Di Riau, itu yang paling banyak di Kuansing," ungkap Gubri.

Itu sebabnya, Gubri mengaku sudah menginventarisir beberapa kasus konflik lahan, termasuk konflik lahan yang terjadi di Singingi Hilir, untuk dipelajari dan dilaporkan kepada Kementerian ATR/BPN di Jakarta.

Termasuk, Gubri Syamsuar mengaku akan melaporkan masalah ini kepada Kajati Riau.

"Saya sudah beberapa kali komunikasi dengan Wamen ATR/BPN Raja Juliantoni yang kebetulan juga putra asal Kuansing. Ya, mudah-mudahan segera ada solusi," kata Gubri penuh harap.

Kedua, masyarakat Singingi Hilir berharap agar jalan-jalan yang belum diaspal, bisa diaspal. Tapi tentu ruas jalan tersebut harus masuk dulu jalan provinsi.

Baca: Bupati Kampar Tinjau Tiga Rumah Warga Silam yang Hangus Terbakar

Terkait hal ini, Gubri Syamsuar meminta para tokoh masyarakat terutama Plt Bupati Kuansing agar mempelajari dan mendudukkan dengan pihak perusahaan.

Sebab, banyak ruas jalan yang dimaksud melintasi perusahaan dan statusnya masuk HGU perusahaan.

"Harus benar-benar didudukkan dulu. Nanti kita mau aspal, perusahaannya malah tak mau. Tapi kalau didudukkan dengan baik, kami yakin pihak perusahaan mau," ulas Gubri.

Untuk perbaikan dan pengaspalan jalan itu, kata Gubri bisa melalui pola bankeu provinsi. "Jadi nanti Bupati yang mengusulkan kepada kami (provinsi). Berdasarkan itu, kami akomodir melalui bankeu," kata Gubri menjelaskan.

Terakhir, masyarakat Singingi Hilir mengeluhkan banyaknya kebun sawit mereka yang masuk dalam kawasan hutan.

Baca: Evaluasi Haji 2026, Pemprov Riau Benahi Layanan Transportasi dan Konsumsi Jemaah

Terhadap masalah ini, Gubri juga meminta data yang jelas, agar kebun-kebun itu bisa dikeluarkan dari kawasan hutan melalui pola tanah objek reforma agraria (Tora).

Kepada masyarakat setempat, Gubri Syamsuar juga menyampaikan rencana pendirian Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Mini untuk memproduksi minyak goreng.

"Ada 4 PKS yang mau kita bangun, nanti salah satunya di Singingi Hilir ini," janji Gubri.

Sekedar info, di Kecamatan Singingi Hilir terdapat 8 desa mandiri, 4 desa maju dan sejumlah BUMDes yang tergolong maju.**

Terkait
Bawaslu RI Buka Lomba Debat PHP VI 2026, Mahasiswa Kampar Diajak Ambil Bagian
Bawaslu RI Buka Lomba Debat PHP VI 2026, Mahasiswa Kampar Diajak Ambil Bagian
Wabup Kampar Tutup Kejuaraan Grasstrack dan Motocross,
Perkuat Sinergi, Bupati Kampar Ikuti Rakor Inflasi dan
Syahrul Aidi dan Hendry Munief Hadiri Pembukaan Posko M
Lainnya
Bupati Kampar Sambut Peserta KKP Sespimmen Polri, Bahas Strategi Green Policing Cegah Karhutla
Bupati Kampar Sambut Peserta KKP Sespimmen Polri, Bahas Strategi Green Policing Cegah Karhutla
Pria 49 Tahun Tewas Ditabrak Kereta Api di Percutseitua
3 Warga Rohil Kedapatan Curi Pipa Safety Guard Chevron
Gubernur Sumsel Minta Kuasa Mendikbud untuk Angkat Hono
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Nasional
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Disesuaikan, Panglima Tindak Lanjuti
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Disesuaikan, Panglima Tindak Lanjuti
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhi
Usai Dapat Amnesti Prabowo, Gus Nur Gugat Negara Rp3,4
Pendidikan
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind