Dari Diskusi oleh KESPER, Indra Maulid Minta Pemekaran Daerah Dikaji Ulang

Mawardi Tombang
Rabu, 8 Maret 2023 22:20:05
Pemerhati Sosial Indra Maulid.

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Dari diskusi yang diadakan oleh Kelompok Studi Pemuda Riau (KESPER) dengan tema 'Menimbang Untung Pemekaran Daerah' dinilai pemekaran tersebut perlu dikaji ulang menimbang pada saat ini memasuki tahun politik. Banyak yang dikorbankan jika hal ini tersebut diteruskan nantinya.

Pernyataan disampaikan oleh narasumber selaku pemerhati sosial Indra Maulid saat KESPER melakukan diskusi pada Senin (06/03/2023) malam bertempat di Cafe Koojai, Pekanbaru.

Pria yang akrab Baim ini menyebutkan, pada saat ini bukan momen yang tepat untuk membicarakan pemekaran. Tetapi bagaimana caranya pemuda di Riau bisa mensukseskan Pemilu 2024. Persoalan pemekaran bisa diselesaikan setelah pemilu.

Pemekaran tiga daerah di Riau, Indra menilai konsep yang ditawarkan para tim pemekaran perlu dikaji secara mendalam. Dan itu tidak main-main, perlu adanya kajian para ahli yang betul-betul memang keahliannya dalam membuat kajian pemekaran. Jangan sampai pemekaran nantinya malah membuat rakyat Riau sengsara.

Baca: HMI Cabang Pekanbaru Resmi Dilantik, Raihan Dorong Penguatan Kaderisasi

"Secara sederahana saat ini saya menolak yang namanya isu pemekaran. Namun substansinya, saya mendukung yang namanya pemekaran. Karenan dengan pemekaran ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mendekatkan rentang kendali pembangunan." tegasnya.

Indra Maulid dalam diskusi tersebut dengan pemekaran, wilayah baru akan merangsang pertumbuhan berbagai sektor, mulai dari pembangunan, pemerintahan, sosial dan ekonomi. Sebab dengan pemekaran ini, jangkauan kendali pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat dipersingkat. Tentu juga kemajuan diharapkan dalam pembangunan kebudayaan.

"Saya tidak menolak wacana ini, pemekaran ini sangat bagus. Tetapi perlu dikaji secara mendalam lagi, tentu kajian ini memerlukan pikiran yang keras dan waktu akan terkuras. Pada saat ini ada hal yang perlu kita sukseskan bersama yakni pesta demokrasi 2024 yang pada saat ini sudah memasuki tahap persiapan." tegas pemerhati sosial ini.

Pada diskusi KESPER kali ini, mengundang pemateri Dosen Fakultas Hukum UIR Rizqi Azmi, SH, MH, Direktur Indonesia Ekonomi and election Consultants (Indec) Dr. Eka Arman Pailis MM, serta para penanggap yang terdiri dari Tokoh Muda Indragiri Selatan Samsuri Daris MT, Sekretaris Tim Pemekaran Gunung Sahilan Darussalam Ramadhan, Sos, Pemerhati sosial Indra Maulid, SEI, dan teknorat atau Dosen UIN Suska Riau Anwardi ST, MT.

Baca: RRI Pekanbaru Gelar Cek Kesehatan Gratis, Ratusan Warga dan Karyawan Ikut Serta

Diskusi ini dipimpin oleh jurnalis, Mawardi Tombang, serta yang menjadi audiensi para mahasiswa dari berbagai universitas yang ada di Riau. Dengan tema 'menimbang untung pemekaran daerah di Riau' yang menjadi latar belakang dari tema itu ialah bergeming nya isu tentang pemekaran tiga kali di Riau yakni Indragiri Selatan, Indragiri Utara dan Gunung Sahilan Darussalam.

Mawardi Tombang selaku inisiator KESPER Riau mengatakan bahwa KESPER merupakan komunitas yang berfokus pada pengembangan literasi dan penelitian. Dimana budaya akademis ini merupakan embrio lahirnya para pemuda dan tokoh selama ini.

"KESPER ini berfokus pada literasi dan penelitian. Ruangnya luas baik politik, hukum, sosial ekonomi dan budaya. Kita harapkan kehadiran KESPER ini mampu menumbuhkan budaya akademis kritis di kalangan anak muda di Riau ke depannya. Kita bakal rutinkan diskusi dan riset yang berorientasi kepada penguatan daerah." kata Pemred Inforiau Media Grup ini.

Sebagai Informasi isu pemekaran ini menguat setelah loby dan sikap dari anggota DPR RI Dapil Riau 2, Abdul Wahid yang mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Inisiatif pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Riau. Ada 3 DOB yaitu Kabupaten Indragiri Utara, Kabupaten Indragiri Selatan dan Kabupaten Gunung Sahilan Darussalam (Gusdar).*



Terkait
Sekda Definitif Pekanbaru Ditantang Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Selesaikan Persoalan
Sekda Definitif Pekanbaru Ditantang Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Selesaikan Persoalan
Kalapas Pekanbaru Minta Dukungan DPR RI Atasi Overcrowd
Ketua DPC FSPTI-KSPSI Rohil H. Fuad Ahmad Apresiasi Ino
Pemkab Kampar Buka Seleksi Calon Direktur Perusda Tirta
Lainnya
Tahun 2022, Bapeda Pekanbaru Berhasil Kumpulkan PAD dari Pajak 97 Persen
Tahun 2022, Bapeda Pekanbaru Berhasil Kumpulkan PAD dari Pajak 97 Persen
Dinas PUPR Pekanbaru Normalisasi Sungai Sail, Indra Pom
Gauli Pacar, Pemuda di Air Tiris Kampar Dijebloskan ke
Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Minta Pemerintah Pasan
Nasional
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hukum
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan