Dalam Aspek Politik, Pengawasan Orang Asing Wajib Dilakukan

Mawardi Tombang
Jumat, 23 Agustus 2019 10:00:00
Petugas Imigrasi Langsa di Stand Festivas Rentak Melayu.

Kanalsumatra.com - LANGSA - Dalam aspek politik, pengawasan Orang Asing yang memasuki wilayah Indonesia baik berdalih wisata maupun investasi, wajib dikakukan untuk menjaga pertahanan dan keamanan NKRI.

Hal ini disampaikan Asisten I Setdako Langsa, Suryatno AP, ketika membuka rapat koordinasi tim Pengawasan Orang Asing (Pora) tingkat Kota Langsa, yang digelar Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, di Aula Vitra Tirta Raya, Kamis (22/8/2019)

Suryatno menambahkan, persoalan pengawasan warga negara asing ini bukan ranahnya Imigrasi saja, namun harus dilakukan secara bersama. Untuk itu pembentukan Tim Pora dapat bekerja selama tiga bulan ke depan dalam hal pengawasan.

Jangan sampai investasi menghancurkan NKRI, dengan berdalih investasi tapi ternyata mereka orang asing melakukan kajian dan melihat kekayaan alam Indonesia ini m untuk kepentingan negaranya.

"Iklim investasi tetap didukung namun tentunya dengan adanya pengawasan, dan jika menyalahi aturan penindakan juga tetap dijalankan sesuai prosedurnya," ujarnya.

Kasi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Fachryan, menyebutkan, dalam rangka meningkatkan iklim investasi dan perekonomian negara secara makro. Pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis.

Terutama dalam memberikan kemudahan bagi investor mancanegara untuk masuk dan menanamkan modalnya di
wilayah Indonesia. Namun langkah-langkah strategis ini sejalan dengan komitmen dan tujuan Nawacita.

"Yaitu menghantarkan negara kita menjadi negara yang berdaulat secara politik, mandiri di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang kebudayaan," sebutnya.

Menurutnya, Kementerian Hukum dan HAM sebagai leading sektor dari sisi Keimigrasian memiliki
peranan yang strategis, dalam mendukung upaya pemerintah untuk mendukung program
investasi nasional.

Melalui penyusunan program debirokratisasi pelayanan keimigrasian dalam hal kemudahan pemberian visa, izin tinggal serta tentunya pengawasan terhadap
orang asing di wilayah Indonesia.

Dikatakan, Direktorat Jenderal Imigrasi khususnya Kantor Imigrasi setempat tidak dapat bekerja sendiri melakukan tugas utamanya, untuk menjaga dan memastikan bahwa hanya orang asing yang bermanfaat dan tidak merugikan, yang boleh berada serta melakukan kegiatan di Indonesia.

"Diperlukan kerjasama yang solid antaraementerian dan lembaga di tingkat pusat maupun daerah, dalam bentuk formal maupun informal untuk mewujudkan pengawasan orang asing yang efektif di Indonesia.



Lainnya
Kerukunan Bubuhan Banjar Daulat Wako Rudi dan Istri Sebagai Abah dan Umak Warga Banjar di Batam
Kerukunan Bubuhan Banjar Daulat Wako Rudi dan Istri Sebagai Abah dan Umak Warga Banjar di Batam
Kisah Koko Meng yang Selamatkan 8 Mobil Konsumen dari A
Berani, Dispora Aceh Batalkan Pemenang Tender Proyek
Hati-hati Bagi Perusahaan, Penerapan UMK 2019 akan Diaw
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi