BPOM Merazia Pemilik Tokoh Kosmetik dan Obat Ilegal

Mawardi Tombang
Jumat, 16 Agustus 2019 09:43:48
Kepala BPOM Batam memperlihatkan barang sitaan berupa kosmetik dan obat-obatan ilegal yang beredar

Batam, KANALSUMATERA.com - Pemilik toko kosmetik dan obat tanpa izin edar (ilegal) yang dirazia oleh BPOM Batam beberapa waktu lalu, kabur saat didatangi oleh petugas.

Kepala BPOM Batam, Yosef Dwi Irwan mengatakan hal tersebut saat pihaknya menggelar ekspose tangkapan kometik dan obat tanpa izin edar di kantor BPOM Batam, Nongsa, Kamis (15/8/2019) siang.

“Begitu kami datang, pemiliknya itu kabur. Tujuannya kabur itu biar tidak diamankan,” kata Yosef.

Meski demikian, Yosef menyebutkan bahwa tujuan BPOM sebenarnya adalah untuk melindungi masyarakat. Dia menegaskan akan tetap melakukan razia intens ini untuk memantau peredaran-peredaran kosmetik dan obat ilegal di Batam.

Baca: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang

Yosef menjelaskan, peredaran kosmetik, obat dan makanan ilegal di Batam ini sudah persis seperti peredaran narkoba di Batam.

“Mereka tiap bulan itu ganti sales, jadi mereka belajar ya. Karena mungkin kalau salesnya itu-itu saja pasti bisa terdeteksi,” ucapnya.

Yosef menegaskan bahwa meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pendalaman-pendalaman tentang kasus ini.

“Karena kami yakin pasti ada suplier besarnya, karena ini kan tergantung dari mereka,” katanya.

Terkait
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Ketua DPRD Pekanbaru Isa Lahamid Sosialisasi Perda Pajak Retribusi ke Tengah Masyarakat
Ketua DPRD Pekanbaru Isa Lahamid Sosialisasi Perda Pajak Retribusi ke Tengah Masyarakat
Rumah Sosial HB Gelar Khitan Massal di Rumah Orang Tua
Corona Merebak, Arnita Sari Minta Pemprov Riau Liburkan
Tanpa PDIP, pimpinan definitif DPRD Dharmasraya dilanti
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M