Bicara Sejarah Medan di Hari Kemerdekaan

Mawardi Tombang
Selasa, 20 Agustus 2019 10:11:17
Dua narasumber Dr Suprayitno MHum Sejarawan USU dan Dr Edy Ikhsan SH MA Antropolog USU dihadirkan dalam talkshow

MEDAN Kanalsumatara.com - jelang peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, RRI Medan menyiarkan talkshow berkaitan sejarah Pertempuran Medan Area. Ada dua narasumber dihadirkan dalam talkshow dipandu penyiar Hasma Lubis itu. Yakni Dr Suprayitno MHum Sejarawan USU dan Dr Edy Ikhsan SH MA Antropolog USU.

Dr Suprayitno mengurai sejarah Perang Medan Area yang dimulai 9 Oktober 1945 hingga Juli 1946 sebelum Agresi Militer Belanda I."Sebelum 14 Agustus 1945 NICA membonceng Belanda untuk menyiapkan kedatangan ke Indonesia mengambilalih pemerintahan dari tangan Jepang," kata Suprayitno.

Kedatangan tentara sekutu dan NICA ternyata memancing berbagai insiden terjadi di Markas NICA yang terletak di Jalan Bali, Kota Medan pada 13 Oktober 1945.Saat itu, seorang penghuni merampas dan menginjak-injak lencana merah putih yang dipakai pemuda Indonesia. Hal ini mengundang kemarahan pemuda Indonesia dan menggempur markas yang pasca perang dijadikan hotel di kawasan Sambu tersebut. Perang Medan Area ini dipimpin Ahmad Tahir dari pihak Indonesia.

"Sekarang hotel berkas markas itu sudah tak ada lagi. Padahal ini peninggalan sejarah," kata Suprayitno.Dari gempuran itu, merembetlah ke pertempuran lainnya. Di antaranya daerah Brayan hingga Helvetia yang dikomandoi Kolonel Bejo menyerang stasiun kereta."Jadi bukan hanya di Surabaya saja, di Medan Area peperangan juga terjadi," kata Suprayitno.

Suprayitno menegaskan, sebelum Jepang menyerah ternyata Belanda sudah sedari awal ingin mengambilalih pemerintahan di Indonesia."Pada 10 Oktober Belanda dipimpin Ted Kelly mendarat di Belawan memulai Perang Medan Utara. Sedangkan Mayjen Chember mendarat di sejumlah titik di Sumatera Utara untuk mengamankan Pulau Sumatera. Jadi siasat mereka sudah jauh-jauh hari memang," kata Suprayitno.

Bahkan di Medan, Belanda membuat sendiri batas wilayah Medan yang memprovokasi rakyat. Belanda menyebar berita bohong (hoax) untuk memecah-belah rakyat dari pasukan yang satu ke pasukan lainnya.



Lainnya
Kelurahan Kampung Bandar Raih Juara 3 Lomba Kebersihan se-Kota Pekanbaru
Kelurahan Kampung Bandar Raih Juara 3 Lomba Kebersihan se-Kota Pekanbaru
Waduh..! Satu Rupiah pun APBD Pelalawan Tak Ada untuk P
Aksi Demo Anarkis GMKI soal Danau Toba Ditegur Gubernur
10 Orang Diperiksa Polres Lebong Dugaan Korupsi Intake
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotrich Terancam Tersingkir dari Parlemen Israel
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotrich Terancam Tersingkir dari Parlemen Israel
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Gerindra Bantah Gus Kikin-Miftahul Achyar Jadi Paket Is
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Nasional
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggara
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran T