Bencana di Masyarakat Muba, Instruksikan OPD Segera Bertindak

Noriza Sagita
Selasa, 13 November 2018 11:58:15
Camat Bayung Lencir menyalurkan sembako badan korban sungai meluap di Dusun V Desa Mekar Jaya

KANALSUMATERA.com - Setiap tahun sungai meluap terjadi di Dusun V Desa Mekar Jaya. Kondisi meluapnya sungai setiap tahun menjadi langganan kalau pasca hujan deras melanda. Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menegaskan kepada kepala Organiasi Perangkat Daerah (OPD) untuk merespon cepat setiap ada laporan dari masyarakat terutama bencana alam, Senin (12/11/18).

"Saya minta segera tim yang tergabung dalam satgas bencana untuk melakukan mapping wilayah yang bakal terdampak jika terjadi banjir di Muba. Rencanakan sesuai tugas pokok masing-masing untuk dapat memonitor serta memberikan bantuan kepada warga,” ujar Dodi pada rapat staf dan jajaran di ruang rapat Serasan Sekate.

"Dodi meminta setiap Dinas terkait untuk siaga dan menerjunkan tim ke lapangan untuk membantu warga, karena saat ini sudah masuk cuaca pancaroba. " katanya.

Karena sudah memasuki musim hujan, tim akan terjun bagi warga langganan banjir untuk di ungsikan. Akhmad Toyibir SSTP Selaku Camat Banyung Lencir merespon cepat instruksi Bupati tersebut dengan cara turun langsung dalam penanganan dampak sungai meluap.

Baca: Operasi SAR ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Hari Keempat, 500 Personel Dikerahkan

“Sebagian warga sudah mengungsi ke rumah tetangga dan keluarga masing-masing yang tidak terkena dampak sungai meluap karena masuk musim penghujan, pasalnya akses jalan penghubung menuju Tebing Merana masih terendam dan mengharuskan warga setempat memakai perahu untuk melakukan aktifitas,” ungkapnya.

Warga yang terkena dampak di Dusun V Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir, pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa sembako bagi 30 KK.

“Untuk mengantisipasi sungai meluap yang dapat mengakibatkan banjir setiap tahun pasti kita berkoordinasi penanggulangan bersama OPD terkait ,” tutupnya. sc/ks



Lainnya
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Armco untuk 1.000 Warga
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Armco untuk 1.000 Warga
Diskominfotik Rohil Mendapat Bantuan Pembangunan Menara
Efek Covid-19, Pemkab Siak Bakal Perkuat Cadangan Panga
Pemprov Riau Berencana Bangun Gedung Korem 031/WB
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I