Bangun Kebersamaan Cegah Stunting, Disdalduk Pekanbaru Luncurkan Program Dashat Berkah Bersama
KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Salah satu inovasi dalam menurunkan dan pencegahan angka stunting di
Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (Disdalduk KB) membuat inovasi dalam rangka menurunkan dan mencegah stunting. Inovasi itu dinamakan Dashat Berkah Gizi di Kampung KB Berkah Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru.
Disdalduk KB Kota Pekanbaru, mengajak masyarakat mengikuti program kemitraan Dashat, Rabu (13/10/2021). Menurut Kepala Disdalduk KB Kota Pekanbaru Muhammad Amin M.Si, Dashat merupakan program dapur sehat cegah stunting yang kini ada di Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya dan bernama Dashat Berkah Bersama.
Program ini mengajak masyarakat di kecamatan tersebut untuk bersama-sama mencegah angka stunting dengan berdonasi Dengan Satu Sendok Beras setiap harinya Dua Butir Telur Setiap Kader Dahsat setiap bulannya dan dua ribu rupiah setiap bulannya bagi keluarga yang peduli dengan stunting. Selanjutnya, bahan pokok yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat atau balita yang masuk dalam kategori stunting atau gizi buruk dua keluarga dari setiap RW masing masing.
"Program ini memang baru dibentuk, tetapi antusias masyarakat untuk berbagi terhadap sesama sangat tinggi terbukti dengan banyak yang menjadi donaturnya," Kata Amin.
Baca: Pastikan Mudik Aman, Kadinkes Kampar Keliling Pantau 8 Posko Kesehatan Terpadu
Sementara itu, Camat Bukit Raya T Ardi Dwisasti S.STP M.Si mengaku senang dan bangga karena kawasannya dijadikan salah satu lokasi penerapan program kemitraan DASHAT dalam mencegah sunting.
Meskipun begitu, angka stunting di Kecamatan Bukit Raya masih terbilang sangat rendah. Namun dengan adanya program tersebut diharapkan dapat menekan angka stunting saat ini.
"Walaupun tidak banyak. Tapi di kecamatan kita tetap saja ada masyarakat yang anaknya masuk dalam kategori stunting, sehingga kami berharap dengan adanya program ini dapat menekan angka stunting di Kecamatan Bukit Raya menjadi 0 persen," kata Ardi.
Lanjut T Ardi, dalam pelaksanaannya, masyarakat yang ingin membantu mengatasi sunting akan didatangi oleh tim dari kemitraan Dashat Berkah Gizi yang akan menanyakan apakah keluarga tersebut mau menyisihkan sedikit beras atau bahan pokok mereka untuk di sumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dimana terdapat sejumlah upaya penanganan yang dilakukan yaitu berupa memberikan perbaikan gizi dalam 1000 hari pertama kehidupan.
Baca: Syahrul Aidi Buka Rumah Aspirasi, Targetkan Wadah Pengembangan Komunitas dan Keahlian
"Jadi masyarakat yang mau berdonasi kita memiliki berbagai macam cara yaitu jempitan beras, jempitan telur, donasi Rp2. 000 dan kegiatan piring. Dimana nanti dari hasil yang ada akan diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam katagori sunting, " Kata Camat Ardi Didampingi Istrinya Sesfi yang juga ketua TP PKK Bukitraya
Tak hanya itu, nantinya para donatur juga akan diberikan stiker dan juga celengan untuk membantu menyisihkan bantuan yang akan diberikan.
"Kami sangat mendukung dan bersyukur adanya kegiatan ini. Semoga masyarakat di Kecamatan Bukit Raya juga mendukung program ini agar dapat membantu sesama dalam mencegah stunting di kecamatan Bukit Raya, " Harapnya.
