Asap Kebakaran Hutan Kembali Ganggu Penerbangan di Dumai Riau

Alwira Fanzary
Kamis, 28 Maret 2019 16:39:37
Kabut asap di Dumai (Sindonews)

KANALSUMATERA.com - Kabut asap akibat dampak kebakaran hutan dan lahan kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Kota Dumai, Riau. Satu penerbangan terpaksa delay (tertunda) karena kabut asap.


Kepala Bandara Pinang Kampai, Dumai, Irvan menegaskan, penerbangan yang mengalami delay selama setengah jam. Penerbangan adalah dari Bandara Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau.


"Pesawat yang mengalami delay adalah Wings Air dari Batam," kata Irvan, Kamis (28/3/2019) seperti yang dilansir idai Sindonews.com.

Sesuai jadwal, pesawat Wings Air seharusnya mendarat di Bandara Pinang Kampai pukul 9.45 WIB, namun baru bisa mendarat pada 10.15 WIB. Irvan menjelaskan bahwa saat itu jarak pandang tidak bagus.

Baca: Polantas Karib Sapa Warga di CFD Pekanbaru, Edukasi Lalu Lintas Dikemas Humanis

"Visibilitynya hanya 2 kilometer. Pesawat mengalami keterlambatan selama 30 menit," imbuhnya.

Namun, untuk keberangkatan, dia menegaskan, masih normal. Aktivitas di Bandara Pinang Kampai sudah beberapa kali terganggu asap. Kemarin, 27 Maret 2019, helikopter yang dinaiki Gubernur Riau, Syamsuar sempat tidak dizinkan terbang karena asap.Syamsuar saat ini sedang ada aktivitas di Kota Dumai. Pada 21 Maret 2019, pesawat Wings Air dengan rute Dumai-Medan tidak bisa tebang karena asap.


Kebakaran hutan dan lahan terjadi di 11 kabupaten dan kota di Riau. Dumai merupakan salah satu daerah terparah kebakaran. Selain lahan warga, kebakaran juga terjadi di konsesi ladang minyak PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI) yang lokasinya berdekatan dengan Bandara Pinang Kampai, Dumai. Kso

Terkait
Wawako Pekanbaru Soroti Persoalan Obat Kadaluwarsa, Dorong Transformasi Layanan Farmasi
Wawako Pekanbaru Soroti Persoalan Obat Kadaluwarsa, Dorong Transformasi Layanan Farmasi
Bupati Kampar Salurkan Bantuan Sosial Beras Program Str
Miris... Warga Balam Jaya Kampar Temukan Bayi Menangis
Pj. Sekda Kampar Lantik 43 Pejabat di Lingkungan Pemkab
Lainnya
Pemko Pekanbaru Mengaku Masih Menunggu Hasil Audit Lelang Pasar Bawah
Pemko Pekanbaru Mengaku Masih Menunggu Hasil Audit Lelang Pasar Bawah
Warga Kampar Kiri Hulu Diserang Beruang Ngamuk, Berikut
Elif Kubra Genc, Kagumi Alam Aceh
GPC Gobah Angkat Tropi Gala Desa Piala Menpora RI 2018
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Nasional
Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Musyawarah AHWA
Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Musyawarah AHWA
Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI untuk Suku Dayak Dis
DPR Kawal Hak Pekerja PT Pos, Tagihan Rp158 Miliar Akhi
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi