Apdesi Riau Soroti Perpres 104/2021 Terkait Alokasi 40% untuk BLT dan 5% untuk Operasional

Mawardi Tombang
Kamis, 20 Januari 2022 13:59:01
Wakil Bendahara APDESI Riau, Andra Maistar

KANALSUMATERA.com - Kampar - Hadirnya Peraturan Presiden (Perpres) nomor 104 tahun 2021 menuai polemik di tengah pemerintah desa. APDESI Riau meminta pemerintah pusat untuk meninjau ulang Perpres 104/2021 tersebut.

Wakil Bendahara Umum APDESI RIAU, Andra Maistar, S.Sos, pada Kamis (20/01/22) mengatakan pemerintah pusat agar memperhatikan kembali Perpres ini sebab akan menuai polemik di tengah pemerintah desa dan bahkan akan menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat nantinya.

" Perpres 104/2021 tentang 40% dari Dana Desa (DD) harus diperhatikan kembali, karena desa yang ada di Indonesia tidak sama rata jumlah penduduknya. Ada yang populasi penduduknya tinggi dan ada juga populasi penduduknya rendah. Dan jika diterapkan di populasi penduduknya rendah pasti akan menimbulkan kecemburuan sosial di tengah-tengah masyarakat nantinya" jelas Andra yang juga Kepala Desa Tarai Bangun Kabupaten Kampar ini.

Saat diwawancarai Inforiau pada Kamis (20/01/22) Andra juga menyoroti tentang anggaran operasional kepala desa dalam menyambut tamu. Dimana dalam Perpres tersebut tidak ada anggaran yang menjelaskan tentang persoalan tersebut.

" Ini juga harus menjadi perhatian pemerintah pusat dalam pesoalan anggaran menyambut tamu, sebab banyak tamu baik dari mitra, kecamatan, kabupaten bahkan agenda dari pusat pun yang berkunjung ke desa. Dan itu butuh anggaran yang harus disiapkan oleh pemerintah desa," terangnya lagi.

Baca: Kadisbunnak Keswan Kampar Bantah Isu Jalan Produksi dan Bibit Sawit, Tegaskan Sesuai Prosedur

Sementara itu, kemaren ada dijanjikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (DPTT) itu 5% Dari jumlah Dana Desa (DD) yang diperuntukan untuk operasional seperti menyambut tamu.

" Yang harus diperhatikan kembali oleh pemerintah pusat ya itu, tentang alokasi anggaran menyambut tamu, dulu pernah digaungkan 5% tapi sekarang tidak ada payung hukum tentang anggaran tersebut," sayangnya.

Selanjutnya, ia berharap kepada pemerintah pusat memberikan kewenangan jangan setengah hati, berikan payung hukum untuk mengambil kebijakan sesuai kebutuhan desa masing-masing.

" Berharap ke depannya jika ada aturannya kemudian keputusan, bahwa keputusan ini bersikap adil menyesuaikan desa masing-masing." tutupnya. (Dre)

Terkait
Kafilah Rokan Hilir Semarakkan Pawai Ta'aruf MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau di Kuantan Singingi
Kafilah Rokan Hilir Semarakkan Pawai Ta'aruf MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau di Kuantan Singingi
1.071 KPM di Kampar Utara Terima KKS, Wabup Misharti Te
Resmi Jadi Advokat, Ida Yulita Susanti: Profesi Advokat
Hendry Munief Dorong Pemda Maksimalkan Potensi UMKM, Ek
Lainnya
Bupati Sukiman Dukung Pendirian Rumah Tahfiz Di 16 Kecamatan Se-Rohul
Bupati Sukiman Dukung Pendirian Rumah Tahfiz Di 16 Kecamatan Se-Rohul
Balik Kampung, Rama Ingin Bangun Desa Batu Songgan
Rumah Kuli Gerobak di Bedah Dandim 0313/KPR
BNN Tanjung Pinang Mendadak Tes Urine Puluhan Personeln
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung â€
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik