Abdullah Minta 4 Hal ini Diperhatikan oleh Pemprov Riau di Area PLTA Koto Panjang

Mawardi Tombang
Rabu, 5 Maret 2025 05:08:26

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU - Intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terkhir, mengakibatkan banjir di 5 kabupaten/kota di Riau. Ada dua kabupaten terdampak yang menjadi perhatian khusus, Pelalawan dan Kampar.

Diketahui, dua daerah ini dilalui oleh Sungai Kampar. Di saat intensitas hujan tinggi di hulu, pintu pelimpahan waduk PLTA Koto Panjang mesti dibuka, sehingga permukaan sungai lebih tinggi di wilayah Pelalawan dan Kampar.

Karena daerahnya selalu dirugikan oleh situasi ini, Anggota DPRD Riau Dapil Pelalawan-Siak Abdullah MPd, meminta Pemprov Riau dan PLTA Koto Panjang memperhatikan empat hal yang menjadi penyebab banjir.

"Pertama, reboisasi daerah aliran sungai (DAS) catcmant area (area penampung) di hulu PLTA Koto Panjang. Ini penting karena kita mendapat info bahwa daerah tersebut sudah banyak yang gundul bahkan ada alih fungsi lahan. Pemprogt Riau harus tegas atas hal ini," kata Abdullah saat dihubungi pada Selasa (4/3/2025) sore.

Kemudian kedua, katanya, normalisasi pendangkalan catcmant area PLTA Koto Panjang. Saat ini area tampung air PLTA Koto Panjang tersebut sudah mulai dangkal. Ini mengakibatkan cepat penuh area tampung tersebut. Ketiga adalah penggalian dan reboisasi area hilir sungai Kampar.

Baca: Malam Resepsi HUT ke-81 RI di Kampar Meriah, Bupati Ajak Perkuat Kebersamaan

"Keempat, kita juga melihat sistem buka tutup pintu air yang tidak tersistematis. Kadang dibuka kelima pintu dengan bukaan yang tinggi sehingga ini menyebabkan sungai Kampar tiba-tiba meluap. Maka sistem buka tutup ini disesuaikan dengan ketinggian di area tampung dan hilir sungai." tegasnya.

Seperti diketahui, pada Sabtu (1/3/2025), PLTA Koto Panjang kembali membuka pintu pelimpahan (spillway gate) sebesar 170 Cm di 5 pintu. Kondisi ini meningkatkan permukaan air antara 20 hingga 40 cm di sepanjang bantaran sungai, baik di Kampar dan Pelalawan. Kemudian dilanjutkan pada hari Ahadnya.

Waduk PLTA yang mulai beroperasi sejak 1998 lalu, hingga saat ini tentunya perlu perawatan. Selama ini pendangkalan waduk yang terjadi tentu sangat berpengaruh. Abdullah mengatakan, perlu perhatian.

"Tak hanya di hulu, wilayah hilir juga perlu perhatan yang tak kalah serius. Sama halnya dengan pendangkalan di hulu, di hilir juga terjadi. Jika diperlukan, maka perlu dilakukan penggalian ulang," papar Abdullah lagi.

Terkait
Momentum HUT RI ke-81, Hendry Munief Ajak Generasi Muda Tingkatkan Kualitas Ilmu, Akhlak, dan Agama
Momentum HUT RI ke-81, Hendry Munief Ajak Generasi Muda Tingkatkan Kualitas Ilmu, Akhlak, dan Agama
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan
Kepala Diskominfo dan Persandian Kampar Gelar Tandatang
Tiga Daerah di Riau masih Membara, Tim Gabungan Berjiba
Lainnya
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat Solidaritas Insan Pers dan Kepedulian Sosial
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat Solidaritas Insan Pers dan Kepedulian Sosial
Bupati Kampar Tegaskan Komitmen Tekan Inflasi di Hadapa
Pemerintah Kabupaten Kampar Salurkan Donasi Tunai untuk
89 Guru Kecamatan Nongsa Kunjungi Musuem Batam Raja Ali
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pendidikan
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat